Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pergi Tanpa Pesan, Pelajar di Manggis Ditemukan Tak Bernyawa di Pohon Jati

Zulfika Rahman • Rabu, 6 Mei 2026 | 00:08 WIB

 

ilustrasi jenazah. (Jawa Pos.com)
ilustrasi jenazah. (Jawa Pos.com)

AMLAPURA, RadarBali.id – Warga Banjar Dinas Belong, Desa Ulakan, Kecamatan Manggis, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pelajar pria berinisial IPPW,18, Selasa pagi (5/5/2026).

Baca Juga: Akhirnya Polisi Gagalkan Pemuda Coba Bunuh Diri di Jembatan Tukad Bangkung Gegara Asmara

Korban ditemukan tewas gantung diri di sebuah kebun tak jauh dari kediamannya.

Baca Juga: DRAMATIS! Aksi Heroik Polisi Gagalakan Percobaan Bunuh Diri di Jembatan Jalan Gempol

Kapolsek Manggis, Kompol Made Suadnyana, mengungkapkan bahwa korban dilaporkan meninggalkan rumah sejak Senin sore (4/5/2026).

Pihak keluarga awalnya tidak merasa curiga karena remaja belasan tahun  tersebut memang kerap bepergian tanpa pamit.

Baca Juga: Gunung Es Bunuh Diri di Bali,  Saat Luka Jiwa Lebih Perih dari Luka Raga, Bangun Kesehatan Mental, Sehat Raga, Waras Jiwa

"Keluarga menganggap hal biasa karena mendiang sering keluar tanpa pamit. Namun, kali ini korban meninggalkan ponselnya di rumah," ujar Kompol Suadnyana.

Firasat buruk mulai dirasakan sang ibu pada malam hari. Selain gelisah karena anaknya tak kunjung pulang, sang ibu mengaku sempat bermimpi dipanggil oleh korban dalam tidurnya. Merasa ada yang tidak beres, ia kemudian mengajak adik korban untuk melakukan pencarian di sekitar rumah pada pagi buta.

Pencarian tersebut berakhir memilukan. Sang ibu menemukan IPPW sudah tergantung di dahan pohon jati. Sontak, teriakan histeris sang ibu mengundang warga sekitar yang kemudian membantu menurunkan korban.

Berdasarkan keterangan keluarga, IPPW diketahui sempat beberapa kali mengutarakan keinginan untuk mengakhiri hidup, namun selalu berhasil dicegah dan dinasihati. "Kesehariannya tidak ada yang aneh, dan korban juga tertutup soal masalah yang dihadapi. Saat ini kami masih mendalami motif di balik aksi nekat tersebut," pungkas Kapolsek.[*]

Editor : Hari Puspita
#usia remaja #Manggis Karangasem #bunuh diri #ulah pati #gantung diri