NEGARA, Radar Bali.id – Cuaca ekstrem di Selat Bali kembali memicu insiden di jalur penyeberangan. Akibat gelombang tinggi yang menghantam pada Senin (11/5/2026) malam, Kapal Motor Penumpang (KMP) Agung Samudra IX mengalami guncangan hebat.
Hal ini menyebabkan muatan kendaraan di dalam dek kapal saling berbenturan.
Kronologi Kejadian
Kapal yang dinakhodai oleh Kusman ini bertolak dari Pelabuhan Ketapang sekitar pukul 21.45 Wita dengan membawa muatan berat, termasuk 22 truk sedang, 3 truk besar, 2 trailer, serta 33 penumpang.
Petaka terjadi saat posisi kapal berada sekitar 1,5 mil dari Pelabuhan LCM Gilimanuk. Saat kapal mengambil haluan di dekat lampu merah perairan, ombak besar tiba-tiba menghantam lambung kapal. Guncangan keras tersebut membuat lima unit truk colt diesel yang terparkir di dek tidak stabil hingga saling berbenturan satu sama lain.
Kerusakan Material
Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, lima unit truk mengalami kerusakan cukup serius pada bagian bak. Berikut rincian kendaraan yang terdampak:
- Empat Truk Bermuatan Beras: Nopol P 8050 UW, P 9150 UQ, P 8075 VF, dan P 8358 UW.
- Satu Truk Bermuatan Katul: Nopol P 8892 VN.
Penanganan dan Kondisi Terkini
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Gusti Kade Alit Murdiasa, mengonfirmasi bahwa seluruh penumpang dan kru kapal dalam kondisi aman.
“Benar ada kejadian tersebut. Namun kami pastikan nihil korban jiwa, hanya kerugian materiel berupa kerusakan pada bak truk,” ujar AKP Gusti Kade Alit saat dikonfirmasi, Selasa (12/5/2026).
Saat ini, proses klaim ganti rugi atas kerusakan kendaraan tersebut tengah ditangani oleh pihak asuransi Jasa Raharja Putra. Meski sempat diwarnai ketegangan akibat cuaca buruk, otoritas pelabuhan memastikan bahwa situasi penyeberangan di Selat Bali hingga kini tetap kondusif dan berjalan normal.[*]
Editor : Hari Puspita