MANGUPURA, radarbali.jawapos.com – Polisi masih memburu sosok misterius bernama Ujang yang disebut-sebut berada di balik aksi seorang manusia silver bernama Andra Winata,26 yang diduga menodong pengguna jalan di traffic light kawasan Kuta, Badung. Sosok Ujang muncul setelah pelaku mengaku diperintah mengamen sambil membawa pisau.
Kapolsek Kuta Kompol Laksmi Trisnadewi Wieryawan mengatakan pihaknya masih mendalami pengakuan pelaku terkait keberadaan pria bernama Ujang tersebut, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam aksi yang viral di media sosial itu.
”Keterangan soal Ujang itu masih kami dalami, apakah benar ada orang tersebut atau hanya karangan pelaku saja,” ujar Kompol Laksmi, Senin (18/5/2026) siang.
Selain mendalami sosok Ujang, polisi juga masih memeriksa motif Andra melakukan penodongan terhadap pengguna jalan saat mengamen sebagai manusia silver di traffic light Jalan Imam Bonjol-Jalan Sunset Road, Kuta.
”Dari keterangan awal pelaku, tidak ada tujuan khusus melakukan penodongan tersebut. Tapi kami akan terus dalami,” jelas Kapolsek.
Polisi turut mencocokkan pisau yang diduga digunakan pelaku dengan barang bukti yang telah diamankan petugas.
Hingga kini, penyidik masih mengembangkan kasus tersebut untuk memastikan rangkaian peristiwa dan kemungkinan adanya pelaku lain.
Dari hasil penelusuran sementara, Andra diketahui hidup berpindah-pindah dan tidak memiliki tempat tinggal tetap.
Pelaku disebut sering tinggal di bedeng kosong maupun bangunan tidak berpenghuni di sejumlah titik di wilayah Kuta.
“Dia sehari-hari tinggal di bedeng-bedeng kosong atau bangunan yang tidak digunakan. Misalnya di sekitar Simpang Sunset dekat JB School maupun di sekitar Simpang Uluwatu. Mereka ini sifatnya nomaden,” terang Kompol Laksmi.
Kapolsek juga mengapresiasi masyarakat dan netizen yang cepat melaporkan kejadian tersebut melalui media sosial sehingga memudahkan polisi mengidentifikasi pelaku.
”Kami mengapresiasi masyarakat yang cepat melapor dan menyebarkan informasi sehingga pelaku bisa segera kami identifikasi dan amankan,” katanya.
Sementara itu, terkait maraknya gepeng dan manusia silver di kawasan Kuta, polisi mengaku terus berkoordinasi dengan Satpol PP dan Linmas untuk melakukan penertiban.
”Kami bersinergi dengan Satpol PP dan Linmas. Harapannya kalau ditemukan lagi kasus seperti ini bisa segera diamankan dan diserahkan ke pihak berwajib,” tutupnya.
Sebelumnya, Unit Reskrim Polsek Kuta mengamankan Andra Winata, pria asal Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, setelah video aksinya menodongkan pisau saat mengamen viral di media sosial.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 17 Mei 2026 sekitar pukul 15.00 di perempatan Jalan Imam Bonjol dan Jalan Sunset Road, Kuta, Badung.
Korban yang sedang berhenti di lampu merah didatangi pelaku yang meminta uang sambil menodongkan pisau.
Merasa terancam, korban merekam kejadian tersebut lalu mengunggahnya ke media sosial hingga viral dan memicu penyelidikan polisi.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan korban merasa kaget dan resah saat pelaku mengarahkan pisau ke arahnya.
”Korban mengaku kaget dan resah karena pelaku langsung mengarahkan pisau. Video itu kemudian diposting dan menjadi viral, sehingga kami langsung melakukan penyelidikan,” ujarnya.
Setelah menerima laporan, Unit Reskrim Polsek Kuta yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Matheus Diaz Prakoso bersama Panit Reskrim Ipda I Putu Santhi Adnyana langsung melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi dan menelusuri CCTV di sekitar lokasi kejadian.
”Hasil penyelidikan dari rekaman video viral itu mengarah pada satu orang yang kemudian kami amankan pada Minggu dini hari sekitar pukul empat,” kata Iptu Matheus.
Pelaku akhirnya ditangkap tidak jauh dari lokasi tempatnya biasa mengamen sebelum dibawa ke Polsek Kuta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam pemeriksaan awal, Andra mengakui menodongkan pisau untuk menakut-nakuti pengguna jalan agar memberikan uang saat dirinya mengamen sebagai manusia silver.
”Pelaku mengakui telah menodongkan pisau. Ia mengaku mendapat perintah dari seseorang bernama Ujang. Pisau yang digunakan sudah dikembalikan kepada orang tersebut, namun pelaku tidak mengetahui keberadaan Ujang saat ini,” kata Kasi Humas Polresta Denpasar.
Selain mengamankan pelaku, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa satu buah kalung, satu celana boxer, satu ember merah untuk menyimpan uang hasil mengamen, serta satu botol air mineral berisi cat cair warna silver yang digunakan pelaku untuk mengecat tubuhnya.***
Editor : M.Ridwan