Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Nyaris 24 Jam Lumpuh, KMP Samudra Utama Akhirnya Lepas Kandas Berkat Air Pasang

Muhammad Basir • Selasa, 19 Mei 2026 | 03:01 WIB
LEPAS KANDAS SETELAH AIR LAUT PASANG: KMP Samudra Utama setelah lepas dari kandas. (foto: Pos AL Gilimanuk)
LEPAS KANDAS SETELAH AIR LAUT PASANG: KMP Samudra Utama setelah lepas dari kandas. (foto: Pos AL Gilimanuk)

NEGARA, Radar Bali.id – Aktivitas di Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk sempat mengalami kelumpuhan total selama hampir satu hari.

Baca Juga: AWAS! Cuaca Ekstrem Bisa Muncul Setiap Saat, KMP Cemerlang 55 Kandas, Puluhan Penumpang Dievakuasi

Penyebabnya, Kapal Motor Penumpang (KMP) Samudra Utama terjebak di perairan dangkal sejak Minggu (17/5/2026) dan baru berhasil membebaskan diri pada Senin (18/5/2026) sekitar pukul 09.00 Wita.

Baca Juga: Badah! Drama Kapal Penumpang di Selat Lombok: KMP Parama Kalyani Putar Balik Demi Nyawa Ibu dan Bayi

Insiden bermula saat kapal hendak melakukan olah gerak usai bongkar muat. Namun, kondisi air laut yang surut drastis membuat badan kapal tertahan di dasar laut.

Upaya darurat sempat dilakukan dengan menurunkan kembali kendaraan ke darat untuk mengurangi beban, namun kapal tetap bergeming. Bahkan, bantuan tarikan dari KMP Agung Samudra XVIII pada siang harinya pun gagal membuahkan hasil.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Gusti Kade Alit Murdiasa, mengungkapkan bahwa kapal tersebut akhirnya lepas bukan karena bantuan alat berat, melainkan murni faktor alam. "Kapal lepas dengan sendirinya setelah mencapai titik pasang tertinggi," jelasnya.

Kandasnya KMP Samudra Utama ini memicu efek domino pada arus lalu lintas. Antrean kendaraan dari Bali menuju Jawa sempat mengular panjang hingga ke depan Masjid Al Mubaroq, Gilimanuk, sehingga petugas harus melakukan pengaturan ekstra di lapangan.

Di saat yang hampir bersamaan, cuaca buruk juga memaksa KMP SMS Swakarya mengalami insiden serupa di perairan dangkal dekat LCM Gilimanuk pada Minggu malam. Beruntung, kapal yang mengangkut 16 kendaraan tersebut hanya terjebak selama satu jam sebelum akhirnya berhasil bersandar dengan selamat. Rentetan insiden ini menjadi alarm keras bagi para nahkoda akan tingginya risiko pelayaran di Selat Bali saat cuaca ekstrem.[*]

Editor : Hari Puspita
#KMP #kapal penumpang #kapal kandas #pelabuhan gilimanuk