NEGARA, Radar Bali.id - Insiden kecelakaan lalu lintas tunggal mendebarkan terjadi di jalur tengkorak Jalan Nasional Denpasar–Gilimanuk.
Sebuah mobil ambulans yang tengah mengangkut dua jenazah hilang kendali dan menabrak pagar rumah warga di wilayah Banjar Sumbersari, Desa/Kecamatan Melaya, Jembrana, pada Kamis (28/5/2026). Akibat kejadian tersebut, bagian depan mobil ringsek dan sang sopir mengalami luka-luka.
Baca Juga: Duarr! Mobil Pribadi Hantam Ambulans Parkir Sampai Ringsek di Jalur Denpasar–Gilimanuk
Kapolsek Melaya, Kompol I Putu Suarmadi saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Kecelakaan yang menimpa satu unit mobil ambulans jenis minibus dengan nomor polisi DK 1061 CX itu terjadi sekitar pukul 10.00 Wita.
Saat kejadian, armada ambulans tersebut sedang bergerak merayap dari arah timur (Denpasar) menuju ke arah barat (Gilimanuk).
”Kecelakaan ini murni merupakan kecelakaan tunggal akibat out of control (OC) atau kehilangan kendali atas kendaraan,” jelas Kompol I Putu Suarmadi.
Kronologi kejadian bermula ketika ambulans melaju dengan mengangkut dua jenazah di bagian belakang, serta ditemani oleh dua orang penumpang. Sialnya, saat melintas di lokasi kejadian di Banjar Sumbersari, ban kiri bagian belakang ambulans tiba-tiba meledak keras (pecah ban).
Akibat letusan ban tersebut, pengemudi ambulans seketika kehilangan kendali atas laju kendaraannya. Dalam situasi panik, sang sopir refleks membanting setir ke arah kiri jalan hingga melompati bahu jalan dan menghantam keras pagar tembok rumah milik warga setempat.
Benturan yang keras membuat moncong depan mobil ambulans mengalami kerusakan yang cukup parah. Beruntung, dua jenazah di dalam mobil tidak mengalami pergeseran fatal.
Namun, sang pengemudi ambulans yang diketahui bernama Umar Khatib: 35 tahun, terpaksa harus dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat karena mengalami luka robek cukup dalam pada bagian dahinya akibat benturan. Ia langsung mendapatkan perawatan medis intensif di Puskesmas I Melaya.
Sementara itu, dua orang penumpang lainnya yang ikut dalam perjalanan tersebut dilaporkan dalam kondisi selamat dan sehat walafiat, tanpa mengalami cedera atau luka sedikit pun.
Kompol Suarmadi menambahkan, dari hasil pengamatan di lokasi kejadian, kondisi infrastruktur jalan nasional di tempat kejadian perkara (TKP) sebenarnya dalam kondisi yang sangat baik, beraspal mulus, trek lurus, serta dilengkapi marka jalan yang masih utuh dan jelas. Faktor cuaca saat kejadian juga sangat mendukung, yakni cerah pada siang hari.
”Begitu menerima laporan dari warga, petugas kami dari Polsek Melaya langsung meluncur ke lokasi untuk mendatangi TKP, melakukan olah tempat kejadian perkara, mengevakuasi korban, serta mengamankan barang bukti di lapangan,” urainya.
Guna penyelidikan lebih lanjut terkait adanya unsur kelalaian atau murni faktor teknis kendaraan, penanganan kasus kecelakaan ambulans ini kini telah dilimpahkan secara resmi ke Unit Gakkum Satlantas Polres Jembrana. [*]
Editor : Hari Puspita