Diduga Depresi Akibat Terlilit Utang LPD Puluhan Juta, Lansia di Pikat Ditemukan Tewas Tergantung di Subak

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Dipublikasikan Senin, 15 Juni 2026 | 10:10 WIB
DIEVAKUASI : Jasad lansia dievakuasi setelah akhiri hidup diduga dipicu depresi yang dialami sejak lama. (Foto: Humas Polres Klungkung)
DIEVAKUASI : Jasad lansia dievakuasi setelah akhiri hidup diduga dipicu depresi yang dialami sejak lama. (Foto: Humas Polres Klungkung)

SEMARAPURA, Radar Bali.id – Warga Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Klungkung dihebohkan dengan penemuan jasad bunuh diri. I Ketut Wantia, 67 ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

Jasad mendiang  ditemukan sudah  tergantung di wilayah Subak Telaga, Desa Pikat, Kecamatan Dawan pada Sabtu, 13 Juni 2026 sekitar pukul 15.20 Wita.

Baca Juga: Gunung Es Bunuh Diri di Bali,  Saat Luka Jiwa Lebih Perih dari Luka Raga, Bangun Kesehatan Mental, Sehat Raga, Waras Jiwa

Korban nekat mengakhiri hidupnya diduga kuat karena depresi berkepanjangan.

Orang yang pertama kali menyaksikan kejadian kelam ini adalah I Wayan Wertem, 64 warga setempat yang saat itu hendak pergi ke sawah dan kandang sapi miliknya. Setibanya di lokasi, Wertem tersentak melihat tubuh korban sudah tergantung di pohon.

Wertem langsung berlari mengabarkan temuannya kepada I Wayan Sukranadi, 40 selaku perangkat desa setempat, yang kemudian diteruskan ke Sekretaris Desa Pikat dan dilaporkan ke Polsek Dawan.

Hasil Pemeriksaan Petugas di TKP:

Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa pada Minggu, 14 Juni 2026 membenarkan motif di balik aksi nekat tersebut. ”Berdasarkan keterangan dari anak korban, yang bersangkutan memang memiliki riwayat depresi sejak lama. Pihak keluarga sudah menerima dan mengikhlaskan kejadian ini sebagai musibah, serta telah menandatangani surat pernyataan resmi,” jelasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
penemuan jenazah evakuasi jenazah depresi terlilit utang bunuh diri