Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Diduga Depresi Masalah Cinta, Gadis 19 Tahun Diamankan Petugas di Atas Jembatan Shortcut Singaraja-Mengwitani

Francelino Junior • Senin, 22 Juni 2026 | 05:52 WIB
TERSELAMATKAN : Polisi mencegah NMS dari percobaan bunuh diri  di jembatan  shortcut Singaraja-Mengwitani Titik 8. (foto: Polres Buleleng)
TERSELAMATKAN : Polisi mencegah NSM dari percobaan bunuh diri  di jembatan  shortcut Singaraja-Mengwitani Titik 8. (foto: Polres Buleleng)

SINGARAJA, Radar Bali - Diduga hendak mengakhiri hidup, NSM, 19, perempuan asal Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng diamankan polisi di jembatan Jalan Pintas (shortcut) Singaraja-Mengwitani Titik 8.

Baca Juga: DRAMATIS! Aksi Heroik Polisi Gagalakan Percobaan Bunuh Diri di Jembatan Jalan Gempol

Remaja tersebut diamankan pada Sabtu (20/6/2026) malam lantaran diduga sedang memiliki masalah percintaan dengan kekasihnya.

Baca Juga: Gunung Es Bunuh Diri di Bali,  Saat Luka Jiwa Lebih Perih dari Luka Raga, Bangun Kesehatan Mental, Sehat Raga, Waras Jiwa

Awalnya, ketika Tim Patroli UKL Polsek Sukasada sedang berpatroli di Shortcut 5-6 sekitar pukul 22.35 Wita, menerima laporan dari seorang pengguna jalan yang melintas ke Kota Denpasar. Diinformasikan adanya seorang perempuan yang berdiri sendirian di atas jembatan Shortcut 8 yang diduga hendak mengakhiri hidupnya.

Tim segera menuju lokasi dan menemukan seorang perempuan, sesuai dengan ciri-ciri yang disampaikan. Pendekatan secara humanis dan dialogis pun dilakukan petugas di lapangan.

”Yang bersangkutan mengaku sedang mengalami permasalahan pribadi dengan pacarnya, sehingga berada seorang diri di lokasi,” ujar Kapolsek Sukasada, Kompol I Wayan Sukarita pada Minggu (21/6/2026).

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan serta demi keselamatan, polisi kemudian membawa NSM ke Polsek Sukasada. Tujuannya untuk mendapatkan pendampingan dan penanganan lebih lanjut. Polisi juga langsung menghubungi pihak keluarga.

Tidak lama kemudian pihak keluarga datang ke Polsek Sukasada. Setelah dilakukan koordinasi dan memastikan kondisi remaja 19 tahun itu dalam keadaan sehat, NSM kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut.

”Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak ragu menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian, apabila melihat seseorang yang membutuhkan bantuan atau berada dalam situasi yang berpotensi membahayakan dirinya,” tambah Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz. [*]

Editor : Hari Puspita
#masalah remaja #depresi #polres buleleng #shortcut Buleleng #upaya bunuh diri