NEGARA, Radar Bali.id - Kebakaran lahan kembali melanda wilayah Kecamatan Negara. Kali ini, lahan seluas sekitar 25 are dari total luas 50 are hangus terbakar di kawasan Desa Delod Berawah pada Minggu (21/6/2026) malam.
Baca Juga: Bali Mulai Masuk Kemarau, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan dan Kebakaran Lahan di Bulan Agustus
Beruntung, amukan api tidak sampai meluas ke pemukiman dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Kepala Seksi Pemadam dan Penyelamatan Satpol PP Jembrana, Kade Bagus Darmawan menjelaskan, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 21.42 Wita. Informasi awal tersebut disampaikan langsung oleh Kasat Pol PP ke Mako Damkar.
”Begitu menerima laporan, Regu III Damkar yang sedang siaga langsung bergerak cepat menuju lokasi. Waktu tempuh ke TKP hanya sekitar lima menit,” jelas Kade Bagus Darmawan, Senin (22/6/2026).
Lokasi kebakaran tepat berada di wilayah Delod Berawah, sebelah timur Patung Putri Duyung. Saat petugas tiba di lokasi, api utama sebenarnya sudah mengecil dan cenderung padam. Namun, masih terdapat bara api yang menyala di sejumlah titik lahan kering tersebut.
”Petugas langsung melakukan proses pendinginan selama kurang lebih 15 menit. Langkah ini penting untuk memastikan bara api benar-benar padam dan tidak menyala kembali tertiup angin,” imbuhnya.
Untuk menjinakkan kebakaran ini, Damkar Jembrana mengerahkan kekuatan penuh dengan meluncurkan empat unit armada. Di antaranya satu unit tangki merah, satu unit tangki, satu unit armada tembak, dan satu unit Altora. Total air yang disemprotkan untuk pendinginan mencapai sekitar 11.500 liter.
Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, peristiwa kebakaran ini diduga kuat dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah oleh warga di lahan tersebut yang ditinggal begitu saja. Beruntung, tidak ada kerugian material yang dilaporkan dalam peristiwa ini.
”Korban nihil, kerugian material juga tidak ada. Namun kami tetap mengingatkan masyarakat dengan tegas agar tidak sembarangan membakar sampah. Apalagi dilakukan di malam hari dan saat kondisi lahan sedang kering,” tegasnya.
Satpol PP Jembrana kembali mengimbau warga untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor secepatnya jika menemukan potensi kebakaran di lingkungannya guna mencegah dampak yang lebih luas.[*]
Editor : Hari Puspita