AMLAPURA, Radar Bali.id- Kecelakaan maut kembali menelan korban jiwa di jalur utama Karangasem.
Peristiwa tragis ini terjadi di jalur utama Banjar Dinas Telaga, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, pada Rabu (1/7/2026) petang sekitar pukul 18.30 Wita.
Insiden adu jangkrik yang melibatkan sepeda motor Honda CBR dengan sebuah dump truck Mitsubishi tersebut mengakibatkan sang pengendara motor meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban diketahui bernama I Gede Arta Wijaya, 27, seorang pria yang merupakan warga Banjar Dinas Telutug, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem. Sedangkan pengemudi dump truck, I Ketut Sudariawan, warga Banjar Dinas Bukit Kangin, Desa Tenganan, Kecamatan Manggis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Bali, sebelum kecelakaan maut itu terjadi, sepeda motor yang dikemudikan oleh I Gede Arta Wijaya melaju dari arah timur (Bebandem) menuju ke arah barat (Selat). Apes, saat melintasi lokasi kejadian dengan kondisi jalan yang menikung ke kanan, pengendara motor diduga kurang mengantisipasi medan dan mengambil haluan terlalu ke kanan.
Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan datang dump truck dengan nomor polisi DK 8420 SB yang dikemudikan oleh I Ketut Sudariawan. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan hebat pun tak dapat dihindari lagi.
Akibat benturan keras tersebut, pengendara motor mengalami luka yang sangat parah. Korban mengalami patah tulang dasar tengkorak, patah rahang atas dan bawah, luka robek di bagian kepala, serta mengalami pendarahan hebat dari hidung dan telinga. Korban dinyatakan meninggal dunia langsung di tempat kejadian, dan tak lama kemudian dievakuasi ke RS BaliMed Karangasem.
Kasat Lantas Polres Karangasem, AKP I Gusti Agung Putu Mahaputra membenarkan adanya kejadian lakalantas maut tersebut. Dia menuturkan, untuk pengemudi dump truck dalam kondisi selamat tanpa mengalami luka sedikit pun.
”Kerugian materi akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp 8 juta. Kasus kecelakaan ini masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh anggota di lapangan,” kata AKP I Gusti Agung Putu Mahaputra saat dikonfirmasi pada Kamis (2/7/2026).[*]
Editor : Hari Puspita