DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Dalam kurun waktu dua hari, dua peristiwa penemuan orang meninggal dunia terjadi di wilayah Kota Denpasar.
Seorang perempuan lanjut usia ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tubuh telah membusuk di kamar kosnya di Denpasar Barat. Sehari kemudian, seorang pria asal Tulungagung ditemukan tergeletak di pinggir Jalan Letda Reta, Denpasar Timur, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Peristiwa pertama korban diketahui bernama Ni Luh Sondri, 76, di sebuah rumah kos di Jalan Imam Bonjol, Gang Jambu Rata, Banjar Samping Buni, Desa Pemecutan Klod, Denpasar Bara, Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 17.00 Wita.
Berdasarkan keterangan saksi, korban sudah sekitar empat hari tidak terlihat keluar dari kamar. Kecurigaan muncul setelah penghuni kos mencium aroma menyengat dari arah kamar korban.
Baca Juga: Pria Australia Diduga Tiga Kali Perkosa Gadis Dalam Hotel di Legian
Saksi kemudian mengintip melalui jendela karena pintu kamar terkunci dari dalam. Setelah itu, salah seorang kerabat korban mendobrak pintu kamar dan mendapati korban telah meninggal dunia di area pintu kamar mandi.
Petugas Polresta Denpasar bersama tim medis yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan kondisi jenazah telah mengalami pembusukan. Selain itu, pintu kamar masih terkunci dari dalam dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. "Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat terjatuh di kamar mandi. Pada tubuh korban juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," terang Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., Minggu (5/7/2026).
Jenazah selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans PMI Kota Denpasar menuju Ruang Jenazah RSUP Prof. Ngoerah untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Informasi yang dihimpun, korban tidak memiliki riwayat penyakit, namun mengalami gangguan berjalan akibat kecelakaan yang pernah dialaminya.
Sementara itu, peristiwa kedua terjadi di depan Gang XXVI, Jalan Letda Reta, Dangin Puri Kelod, Denpasar Timur, Minggu (5/7) sekitar pukul 00.30 Wita.
Korban diketahui bernama Novi Arianto, 44, asal Tulungagung. Pertama kali ditemukan oleh pemilik warung bersama anaknya saat hendak menutup usaha mereka.
Saat ditemukan, ia masih bernapas sangat pelan dalam posisi tergeletak di pinggir jalan.
Warga kemudian memindahkan korban ke area parkir toko sambil menghubungi ambulans BPBD Kota Denpasar. Namun, saat petugas bersama tim Inafis Polresta Denpasar tiba di lokasi dan melakukan pemeriksaan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Dari hasil identifikasi, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Di sekitar lokasi juga ditemukan sejumlah barang milik korban berupa obat pereda nyeri, telepon genggam, dompet, kartu ATM Bank Mandiri, dan uang tunai.
"Untuk dugaan sementara, korban meninggal dunia karena sakit. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," jelas Iptu I Gede Adi Saputra Jaya.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUP Prof. Ngoerah untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga saat ini, kepolisian masih berupaya menghubungi pihak keluarga korban serta berkoordinasi dengan aparat lingkungan setempat guna memastikan alamat tempat tinggal dan keluarga korban.
Polresta Denpasar memastikan kedua peristiwa tersebut masih dalam penanganan kepolisian. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan awal, tidak ditemukan indikasi tindak pidana.
"Ya, tifak ditemukan unsus tindak pidana maupun unsur kekerasan pada kedua korban," tutup Jubir Polresta Denpasar.***
Editor : M.Ridwan