Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Gagal Menyalip di Jalur Setan Jembrana, Pengendara Motor Tewas Hantam Bus Pariwisata

Muhammad Basir • Jumat, 10 Juli 2026 | 10:54 WIB
NAHAS DI JALAN RAYA : Kecelakaan lalu lintas di Banjar Munduk, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Blitar menyebabkan nyawa premotor tak terselamatkan. (foto: Polsek Mendoyo)
NAHAS DI JALAN RAYA : Kecelakaan lalu lintas di Banjar Munduk, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Blitar menyebabkan nyawa premotor tak terselamatkan. (foto: Polsek Mendoyo)

NEGARA, Radar Bali.id – Kecelakaan maut di jalur utama Denpasar–Gilimanuk kembali memakan korban jiwa. Seorang pemuda asal Banjar Sawe, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, tewas seketika setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan bus pariwisata di Banjar Munduk, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, pada Rabu (8/7/2026) lalu.

Baca Juga: Duh, Tragis! Lakalantas Maut, Ibu yang Nahas Ini Terlindas Truk Tronton di Jalan Raya Singaraja-Seririt

Korban diketahui bernama Kadek Merta, 19. Pemuda tersebut mengendarai motor bernomor polisi DK 3976 ZQ. Sementara itu, bus pariwisata AD 7152 OD yang terlibat kecelakaan dikemudikan oleh Nurman Atmaja, 36, warga Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Kapolsek Mendoyo Kompol I Wayan Sartika menjelaskan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, bus melaju dari arah Gilimanuk menuju Denpasar. Saat melintasi lokasi kejadian dengan kondisi jalan lurus, dari arah berlawanan muncul sepeda motor korban yang diduga kuat sedang mendahului truk di depannya.

Diduga karena mengambil lajur terlalu ke kanan saat menyalip, sepeda motor korban masuk ke jalur berlawanan hingga tabrakan adu jangkrik tak dapat dihindari. Benturan keras terjadi di badan jalan dan membuat pengendara motor terpental. ”Korban meninggal dunia di tempat kejadian akibat benturan yang sangat keras,” jelasnya.

Selain menewaskan pengendara motor, kecelakaan maut tersebut juga menyebabkan kerusakan cukup serius pada kedua kendaraan. Motor korban hancur ringsek di bagian depan, sedangkan bus mengalami kerusakan pada bemper kiri depan serta kaca depan yang retak parah.

Saat proses identifikasi awal, petugas sempat kesulitan karena tidak menemukan kartu identitas yang dibawa korban di lokasi kejadian. Namun dari hasil penyelidikan lanjutan, pemotor akhirnya diketahui bernama Kadek Merta, asal Banjar Sawe, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana.

Pihak kepolisian hingga kini masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk meminta keterangan saksi-saksi di TKP dan melakukan pemeriksaan intensif terhadap pengemudi bus. Kerugian material akibat insiden ini diperkirakan mencapai sekitar Rp 20 juta. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#kecelakaan maut #polsek mendoyo #tabrakan #polres jembrana