AMLAPURA, Radar Bali.id – Akses jalan menuju Banjar Rendang Kelod, Desa Rendang kini dipasangi pal pembatas berupa besi yang melintang dalam ketinggian rendah.
Baca Juga: Cegah Macet Mengular di Pura Besakih Selama IBTK, Polisi Larang Truk Galian Melintas
Tindakan tegas ini dilakukan warga setempat yang gerah akibat maraknya truk galian C melintas di jalur perdesaan tersebut.
Aksi warga di sana bukan tanpa alasan. Selain faktor kenyamanan dan keselamatan yang terganggu, warga khawatir akses jalan desa bakal rusak parah sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.
”Ya, pal pembatas dipasang warga sekitar seminggu lalu. Pal besi itu dibangun swadaya oleh warga,” kata Perbekel Desa Rendang I Nengah Kariasa saat dikonfirmasi, Minggu (12/7/2026).
Pemasangan pal pembatas dilakukan di akses jalan menuju Setra Desa Adat Rendang serta SMAN 1 Rendang. Kariasa menyebut, jalan tersebut kerap kali dilalui truk galian dengan muatan berat.
”Setiap hari hampir 50 truk galian C yang melintas di sana, warga menjadi sangat terganggu,” tegasnya.
Selain mengganggu ketenangan warga pada malam hari, lalu lalang truk tonase besar dikhawatirkan merusak fasilitas umum. Terlebih lagi, jalan tersebut baru saja selesai diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Karangasem.
”Sebulan saja jalan bisa rusak. Apalagi jalan ini baru saja diperbaiki setelah sekian lama dinantikan warga,” ucap Kariasa.
Dia menjelaskan, selain nekat melintas menuju ke arah selatan di perempatan Desa Rendang, truk galian C juga sering kali mengambil jalur menuju ke utara. [*]
Editor : Hari Puspita