Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Laga Sepak Bola di Renon Nyaris Ricuh, Polisi Turun Tangan, Akhirnya Kedua Belah Pihak Sepakat Berdamai

Andre Sulla • Selasa, 14 Juli 2026 | 05:39 WIB

 

DAMAI: Personel Polsek Denpasar Timur memediasi perselisihan antarpemuda usai pertandingan sepak bola di kawasan Lapangan Bajra Sandhi, Renon, Minggu (12/7/2026). (ist/radarbali.id)
DAMAI: Personel Polsek Denpasar Timur memediasi perselisihan antarpemuda usai pertandingan sepak bola di kawasan Lapangan Bajra Sandhi, Renon, Minggu (12/7/2026). (ist/radarbali.id)

DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Sempat memanas suasana pertandingan sepak bola di Lapangan Bajra Sandhi, Renon, Denpasar Timur, Minggu (12/7) sekitar pukul 19.30 Wita.

Adu argumentasi antar sejumlah pemuda asal Sumba nyaris berujung bentrokan akibat kesalahpahaman saat pertandingan berlangsung.

Beruntung, respons cepat personel Polsek Denpasar Timur (Dentim) berhasil meredam situasi sebelum berkembang menjadi keributan yang lebih besar.

Melalui pendekatan humanis dan mediasi, perselisihan tersebut akhirnya diselesaikan secara damai.

 Baca Juga: Nekat Gasak Tas Turis Prancis di Bar, Si Inggris Ini Kabur, Sembunyi di Semak-Semak Bukit Tinggar

Informasi yang dihimpun menyebutkan, ketegangan dipicu perbedaan pendapat di tengah pertandingan sepak bola yang melibatkan sejumlah pemuda.

Perdebatan yang awalnya terjadi di lapangan perlahan memancing emosi para pemain hingga menarik perhatian warga yang berada di sekitar lokasi.

Mendapat laporan adanya perselisihan, personel Polsek Dentim langsung bergerak menuju Lapangan Bajra Sandhi untuk mengamankan situasi.

Aparat kemudian mempertemukan kedua belah pihak di Pos Polisi Renon guna mencari solusi terbaik.

Baca Juga: Ditarget Tingkatkan Keterbukaan Informasi, KPU Bali Perbaiki Standar Layanan Ramah Publik 2026

Lewat musyawarah yang berlangsung kondusif, para pihak akhirnya sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

Mereka saling memaafkan dan berkomitmen menjaga hubungan baik agar kejadian serupa tidak terulang.

Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H., M.H., mengatakan langkah mediasi menjadi salah satu upaya kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di ruang-ruang publik yang menjadi tempat berkumpul warga.

Setiap permasalahan yang terjadi di masyarakat akan kami tangani secara profesional dengan mengedepankan komunikasi, musyawarah, dan pendekatan yang humanis.

"Kami mengapresiasi itikad baik kedua belah pihak yang memilih berdamai sehingga situasi kamtibmas tetap terjaga dengan aman dan kondusif,” ujarnya, Senin (13/7).

 Baca Juga: Gila! Pergoki Anak Selingkuh, Ayah dan Ibunya Malah Dianiaya di Rumah Kebo Iwa Denpasar

Menurutnya, penyelesaian secara kekeluargaan merupakan langkah efektif untuk mencegah konflik berkepanjangan sekaligus memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat.

Polsek Dentim pun mengimbau masyarakat, khususnya kalangan pemuda, agar tetap menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap kegiatan olahraga.

Selain itu, masyarakat diminta mengedepankan komunikasi dan tidak mudah terpancing emosi apabila terjadi perbedaan pendapat.

“Kami berharap seluruh masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan menyelesaikan setiap persoalan melalui dialog serta musyawarah demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif,” tutup AKP Udiana.***

Editor : M.Ridwan
#sepak bola ricuh #bentrok antar pemain #lapangan Renon