Breaking News! Hendak Kabur ke Kuala Lumpur, Pelaku Penembakan di The Shady Pig Dibekuk di Bandara Soekarno-Hatta, Tembak Gunakan Pistol Glock 17 Kaliber 9

Andre Sulla • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 13:50 WIB
MAU KABUR: Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba memimpin anggota langsung turun ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). (ist/radarbali.id)
MAU KABUR: Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba memimpin anggota langsung turun ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). (ist/radarbali.id)

 

KUTA UTARA, radarbali.jawapos.com – Pelarian Hamad SH, 49, WNA yang bawa senjata api dan meletus berakhir di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. 

Pria asal Jakarta Selatan yang diduga terlibat dalam kasus penembakan di klub malam The Shady Pig, Jalan Pantai Berawa Nomor 168, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, itu dibekuk aparat saat hendak terbang menuju Kuala Lumpur.

Penangkapan dilakukan beberapa jam setelah insiden berdarah yang menggemparkan kawasan hiburan Canggu pada Jumat dini hari (17/7/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Hamad diamankan ketika akan menaiki pesawat tujuan Kuala Lumpur dengan nomor penerbangan OD 389 sekitar pukul 00.10 Wita.

"Hamed diamankan tanpa perlawanan dan mengakui perbuatannya," beber sumber petugas, Sabtu malam (18/7/2026).

 Baca Juga: Dorrr! Terjadi Penembakan di The Shady Pig Diskotik Berawa, Dua Orang Alami Luka Tembak, Polisi Kantongi Inisial Pelaku Hamad SH, Siapa Dia?

Usai ditangkap, tersangka langsung dibawa ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi kini mendalami motif pelaku, termasuk kepemilikan senjata api yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut. Insiden penembakan itu sendiri terjadi sekitar pukul 02.30 Wita. 

Keributan bermula saat Hamad terlibat perkelahian dengan seorang warga negara asing bernama Alex Don di area sofa nomor 04, tepat di samping panggung DJ The Shady Pig.

Suasana klub malam yang semula dipenuhi dentuman musik mendadak berubah mencekam. Sejumlah pengunjung panik ketika perkelahian pecah di tengah keramaian.

 Baca Juga: Dampak Kemarau Mulai Terasa di Jembrana, Sumur Bor SMPN 3 Melaya Mengering, BPBD Pasok 5.000 Liter Air Bersih

Petugas keamanan The Shady Pig, Made Yudhi Madyastawan alias Bogel, 32, bersama seorang wisatawan asal Tiongkok, Elmehdi Ajouad, 25, berusaha melerai pertikaian tersebut.

Namun, situasi justru berujung petaka. Saat proses peleraian berlangsung, Hamad dilaporkan terjatuh. Di momen itulah senjata api yang dibawanya tiba-tiba meletus.

Proyektil peluru mengenai paha Made Yudhi dan juga melukai kaki Elmehdi.

"Belakangan terungkap, senjata yang digunakan Hamad merupakan pistol jenis Glock 17 kaliber 9 milimeter," cetus sumber.

Polisi telah mengamankan senjata tersebut sebagai barang bukti utama dalam penyidikan.

Tak hanya menyebabkan dua orang terkena tembakan, insiden itu juga mengakibatkan Alex Don mengalami luka di bagian kepala akibat pecahan gelas saat terjatuh di lokasi kejadian.

Kedua korban luka tembak langsung dilarikan ke RS Lina Medika Hospital dan menjalani operasi untuk mengangkat proyektil yang bersarang di tubuh mereka.

"Hingga kini, keduanya masih menjalani perawatan medis, sementara biaya pengobatan ditanggung manajemen The Shady Pig," cetusnya.

Penyidik masih terus mendalami legalitas pistol Glock 17 kaliber 9 milimeter tersebut, termasuk alasan tersangka membawa senjata api ke dalam tempat hiburan malam.

"Polisi juga masih memburu keberadaan Alex Don untuk melengkapi keterangan para saksi dalam kasus tersebut," tutup sumber.

Untuk diketahui, pasca kejadian Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba memimpin anggota didampingi Kasatreskrim AKP Azarul Ahmad, Kapolsek Kuta Utara Kompol I Ketut Sukadana beserta jajaran penyidik Satreskrim langsung turun ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).***

Editor : M.Ridwan
Sumber : radarbali.jawapos.com
Hamad SH Mau Kabur ke LN klub malam The Shady Pig penembakan polda bali