Dalam Suasana Kemarau, Karangasem Dikepung Bencana Akibat Hujan Deras, 22 Kejadian Terjadi di Tiga Kecamatan, Kerugian Capai Rp 165 Juta

Zulfika Rahman • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 06:22 WIB
KERJA KERAS  MEMBERSIHKAN  : Petugas BPBD Karangasem saat melakukan penanganan bencana akibat hujan deras yang berlangsung sejak beberapa hari belakangan. (foto: BPBD Karangasem)
KERJA KERAS  MEMBERSIHKAN  : Petugas BPBD Karangasem saat melakukan penanganan bencana akibat hujan deras yang berlangsung sejak beberapa hari belakangan. (foto: BPBD Karangasem)

AMLAPURA, Radar Bali.id – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Karangasem selama dua hari berturut-turut sejak Minggu, 26 Juli 2026 (26/7/2026) hingga Selasa, 28 Juli 2026 (28/7/2026) memicu gelombang bencana.

Baca Juga: Hujan Deras Gerus Klungkung, Sungai Candigara Meluap, Kamar Mandi Warga hingga Sanggah pun Jebol

 BPBD Karangasem mencatat terjadi 22 titik bencana yang didominasi banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, I Made Aditya Sugiartha, mengungkapkan bahwa seluruh rentetan bencana melanda beberapa wilayah kecamatan tanpa menimbulkan korban jiwa.

Baca Juga: Jembatan Kebung Putus Diterjang Hujan Deras, Akses Dua Banjar Lumpuh Total

”Total estimasi kerugian yang ditimbulkan mencapai Rp 165 juta. Tidak ada korban jiwa,” kata I Made Aditya Sugiartha.

Ia menjelaskan, seluruh laporan telah ditindaklanjuti oleh tim gabungan dari petugas, TNI/Polri, relawan, serta masyarakat setempat. ”Beberapa lokasi yang mengalami kerusakan infrastruktur masih dalam tahap asesmen untuk penanganan lebih lanjut,” tambahnya.

Berdasarkan pemetaan BPBD, tiga wilayah terdampak parah adalah Kecamatan Karangasem, Manggis, dan Bebandem. Kecamatan Karangasem mencatat laporan terbanyak, khususnya di Desa Pertima, Subagan, Karangasem, dan Seraya Tengah.

Di Banjar Link Tengah, Desa Subagan, meluapnya air sungai merendam kawasan pemukiman warga dan merusak fondasi jembatan menuju Pura Dalem Desa Adat Subagan hingga terputus. Sementara di Banjar Asak Kawan, Desa Pertima, tembok penyengker rumah, kandang ternak, serta dinding toko beras milik warga ambruk. Material longsor juga sempat menutup jalan rabat beton di wilayah Bukit dan Desa Seraya Tengah.

Kondisi tak kalah parah terjadi di Kecamatan Manggis. Tanah longsor menimpa rumah warga di Desa Antiga, merusak senderan Pura Dalem Desa Adat Gumung, dan merobohkan senderan Puskesmas Pembantu Gumung. Pohon tumbang juga sempat memutus akses jalan kabupaten di Tenganan dan Antiga. Adapun di Kecamatan Bebandem, garasi rumah warga di Desa Bungaya Kangin tertimpa pohon tumbang.

Mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi, BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap bersiaga. Khususnya bagi warga yang bermukim di bantaran sungai, daerah perbukitan, serta kawasan rawan pohon tumbang. [*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
hujan deras bencana alam bpbd karangasem karangasem pohon tumbang