Duh, Tekanan Ekonomi Memicu Tragedi, Wanita Asal Desa Tiga Bangli Ditemukan Tewas Gantung Diri

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 05:20 WIB
TRAGIS : Diduga karena tekanan masalah ekonomi, ibu rumah tangga ini melakukan ulah pati. (foto:Humas Polres Bangli)
TRAGIS : Diduga karena tekanan masalah ekonomi, ibu rumah tangga ini melakukan ulah pati. (foto:Humas Polres Bangli)

KINTAMANI, Radar Bali.id – Dugaan tekanan ekonomi memicu aksi nekat seorang ibu rumah tangga di Bangli. Ni Kadek Simpen, 34 warga Desa Tiga, Kecamatan Susut, Bangli, ditemukan tewas mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamar mandi kandang ayam milik kerabatnya pada Minggu, 16/8/2026.

Baca Juga: Astaga! Petugas Diduga Lalai, Bule Australia Bunuh Diri di Ruang Detensi Imigrasi Ngurah Rai, Menyisakan Banyak Tanya

Peristiwa memilukan tersebut pertama kali diketahui oleh I Wayan Nganti, 19 warga Desa Tiga, sekitar pukul 14.15 Wita. Saat itu, Nganti terkejut melihat tubuh korban sudah tergantung pada ventilasi udara kamar mandi kandang ayam milik Sang Ketut Sandi.

Seketika, Nganti berlari memberitahukan kejadian tersebut kepada suami korban yang tengah bekerja memperbaiki kandang ayam petelur di Desa Pengiangan, Susut. Bersama I Wayan Darsa, 24 warga Desa Tiga, mereka bergegas mengevakuasi tubuh korban. Kejadian ini lantas dilaporkan ke Polsek Susut.

”Tidak ditemukan adanya bekas luka akibat kekerasan pada tubuh korban,” terang Kasi Humas Polres Bangli, Iptu I Gede Gumiliarta pada Senin, 17/8/2026.

Dugaan kuat mengarah pada depresi akibat beban ekonomi keluarga. Atas musibah ini, pihak keluarga menyatakan telah ikhlas dan menolak dilakukannya otopsi.

”Terhadap kejadian tersebut pihak keluarga menerima dengan ikhlas dan menganggap sebagai musibah yang dituangkan dalam surat pernyataan,” tandasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
bunuh diri tekanan ekonomi ulah pati ibu rumah tangga polres bangli