Bawa Bata Ringan 32 Ton, Truk Terguling dan Masuk Jurang di Jalur Tengkorak Selemadeg

Juliadi Radar Bali • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 03:15 WIB
NAHAS DI PERJALANAN: Truk bermuatan bata ringan yang terguling di Jalan Denpasar-Gilimanuk di Banjar Dinas Singin, Desa Selemadeg, Kecamatan Selemadeg Tabanan. (foto: istimewa)
NAHAS DI PERJALANAN: Truk bermuatan bata ringan yang terguling di Jalan Denpasar-Gilimanuk di Banjar Dinas Singin, Desa Selemadeg, Kecamatan Selemadeg Tabanan. (foto: istimewa)

TABANAN, Radar Bali.id – Gegara muatan berlebih atau overloading, sebuah truk bermuatan bata ringan kehilangan keseimbangan saat melintas di Jalur Tengkorak Denpasar-Gilimanuk.

Kondisi tersebut menyebabkan armada besar itu oleng, terguling, hingga terperosok ke dalam jurang. Beruntung, sang sopir bernama Retno Ebing, 35, berhasil selamat dari insiden maut tersebut.

Baca Juga: Lakalantas Beruntun di Jalur Tengkorak Denpasar–Gilimanuk, Lansia Tewas Tertabrak

Kapolsek Selemadeg Kompol I Made Subadi mengungkapkan, kecelakaan tunggal itu terjadi di Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Banjar Dinas Singin, Desa Selemadeg, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, pada Senin malam (17/8/2026) sekitar pukul 22.30 Wita.

Peristiwa bermula saat truk bernomor polisi DK 8129 CB yang dikemudikan Retno Ebing, 35, melaju dengan kecepatan sedang dari arah barat (Gilimanuk) menuju timur (Denpasar).

Ketika melintas di jalanan menurun, pengemudi diduga kehilangan kendali atas kendaraannya. Truk mendadak oleng ke sisi jalan hingga menabrak pembatas, sebelum akhirnya terguling dan jatuh ke dasar jurang di sisi utara jalan.

"Saat truk alami kecelakaan, sopir truk berhasil keluar dari kemudi sehingga selamat," ujar Kompol I Made Subadi, Selasa (18/8/2026).

Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta keterangan dari pengemudi, kecelakaan murni dipicu oleh kapasitas muatan yang melampaui batas resmi. Truk tersebut tercatat mengangkut bata ringan hingga seberat 32 ton.

"Muatan yang berlebihan membuat truk tidak seimbang saat berjalan di jalan turunan sehingga truk oleng dan terguling," tegasnya.

Proses evakuasi bangkai truk baru dilakukan pada Selasa (18/8/2026) siang sekitar pukul 12.00 Wita. Petugas mengerahkan satu unit truk derek dan membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk menarik armada tersebut dari dalam jurang. [*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
lakalantas jalur tengkorak tabanan kecelakaan kecelakaan truk