SINGARAJA, Radar Bali.id – Amukan si jago merah menghanguskan gudang kayu (serkel) milik Wayan Pariasa, 44 di Desa Pelapuan, Kecamatan Busungbiu, Buleleng pada Jumat (28/8/2026).
Baca Juga: 110 Brimob Polda Bali Dikirim ke Kalbar, Bantu Jinakkan Kobaran Api Karhutla
Kejadian sekitar pukul 05.15 Wita. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp 500 juta.
Saksi mata Wayan Ciri, 75 menceritakan, sekitar pukul 05.00 Wita kondisi di sekitar lokasi masih normal. Namun 15 menit berselang, ia mendapati api sudah membesar hingga memutuskan kabel listrik utama dan memicu percikan api berulang kali.
Mendengar teriakan saksi, warga sekitar seperti Ketut Sutrisna, 41 langsung berhamburan keluar untuk menghubungi pemilik gudang, sementara warga lainnya berupaya memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya. Sayang, api terlalu cepat melahap isi gudang.
”Kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Namun untuk penyebab pastinya masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Buleleng tiba di lokasi sekitar pukul 05.55 Wita dengan mengerahkan 8 personel dan 2 unit armada pemadam.
”Proses pemadaman bangunan seluas 3,5 are yang berisi kayu dan mesin serkel tersebut menghabiskan 3 tangki air dan berlangsung selama 2 jam,” ungkap Kepala Dinas Damkarmat Buleleng I Gede Arya Suardana. [*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali