Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

AMD: Ida Tjokorda Pemecutan XI Tokoh Teladan

Didik Dwi Pratono • Sabtu, 25 Desember 2021 | 02:45 WIB
amd-ida-tjokorda-pemecutan-xi-tokoh-teladan
amd-ida-tjokorda-pemecutan-xi-tokoh-teladan

DENPASAR, radarbali.id- Ida Cokorda Pemecutan XI atau AA. Ngurah Manik Parasara lebar (meninggal dunia) pada Buda Paing Krulut, Rabu, 22 Desember 2021 subuh sekitar pukul 05.30 Wita setelah berjuang melawan komplikasi. Bela sungkawa mengalir atas berpulangnya sosok kharismatik yang menjalani proses Abhiseka (pemberian gelar) Ratu pada 16 Juli 1989 dengan gelar Ida Cokorda Pemecutan XI tersebut. Salah satunya datang dari Dr. Anak Agung Ngurah Manik Danendra, S.H., M.H., M.Kn.,yang akrab disapa AMD. Tak sekadar ucapan bela sungkawa, tokoh sentral Puri Tegal Denpasar Pamecutan dan Pasemetonan Ageng Puri Tegal Denpasar Pemecutan ini melayat ke Puri Agung Pemecutan, Kamis (23/12).
“Kami menyampaikan duka cita mendalam dan bela sungkawa kepada keluarga besar Puri Agung Pemecutan atas wafatnya Ida Tjokorda Pemecutan XI,” kata AMD ditemui di puri yang berlokasi di Jalan MH Thamrin.
Kehadiran AMD diterima langsung A.A. Ngrurah Damar Negara yang merupakan putra sulung almarhum Ida Tjokorda Pemecutan XI. Raut wajah kesedihan pun tampak jelas dari AMD yang juga selama ini dikenal sangat dekat dengan Ida Tjokorda Pemecutan XI dan kerap mendapatkan petuah-petuah dari tokoh besar Bali ini.
AMD mengaku kehilangan sosok panutan sekaligus tokoh yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan keberagaman serta multikulturalisme. Baginya Ida Tjokorda Pemecutan XI adalah tokoh yang sangat dicintai umat dari berbagai agama.
"Beliau tidak hanya mengayomi Bali, tapi juga merupakan tokoh nasional; tokoh yang bijaksana sebagai panutan dan sikap toleransinya sudah kelas dunia bahkan tingkat dewa. Ditinggalkan Beliau, kita semua merasa kehilangan salah satu tokoh terbaik Pulau Bali dan nasional," kenang AMD dengan raut wajah sedih dan mata berkaca-kaca.
Bagi AMD sosok Ida Tjokorda Pemecutan XI ibarat seorang guru kehidupan yang kerap memberikan pesan-pesan dan petuah yang dijadikan pedoman, penuntun jalan dalam menjalani kehidupan, khususnya terkait prinsip-prinsip kepemimpinan dan sebagai seorang kesatria.
Ida Tjokorda Pemecutan XI juga menjadi saksi sejarah dan memberikan dukungan dalam kiprah-kiprah AMD di tingkat nasional. Salah satunya saat AMD ikut mendirikan Partai Hanura bersama Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Wiranto, S.H., S.I.P., M.M. “Beliau juga merupakan tedung jagat di desa adat dan saya dekat dengan Beliau dari sebelum saya menikah; dari saat saya masih jadi lawyer dan sangat sering berhubungan dengan Beliau, baik dalam konteks kekerabatan maupun pekerjaan. Dan saya merasa sangat kehilangan sosok orang tua, panglingsir, guru dan panutan,” tutur AMD.
AMD yang dikenal sebagai tokoh nasional dan penuh ide-ide cemerlang serta sangat dekat dengan anak milenial ini mengaku punya kesan mendalam terhadap pesan dan petuah Ida Tjokorda Pemecutan XI semasa hidup kepada dirinya. Pesan itupun dipegang teguh dan diterapkan dalam perjalanan hidup AMD dan komitmennya membangun Bali sebagai seorang ksatria.
“Saya tidak pernah saya lupa Beliau berpesan sebagai ksatria jangan pernah menyerah. Sebagai ksatria harus terus maju untuk berjuang, tunjukkan diri sebagai seorang ksatria. Pesan itu selalu saya pegang teguh,” ungkap AMD.
Menutup pembicaraan dengan wartawan, AMD berharap kontribusi pemikiran dan perjuangan Ida Tjokorda Pemecutan XI untuk Bali semasa hidupnya termasuk nilai-nilai toleransi yang sangat dijunjung tinggi menjadi inspirasi bagi generasi muda Bali.
“Ida Tjokorda Pemecutan XI akan selalu kita kenang dan selalu ada di hati masyarakat Bali,” pungkas AMD. (rba

Editor : Didik Dwi Pratono
#amd #tirta yatra