Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Bali, Wayan Koster, melakukan konsolidasi internal dengan semua kader dari tingkat atas sampai bawah. Dihadiri Megawati Soekarnoputri putranya, Prananda Prabowo dan juga bakal calon presiden dari PDIP Ganjar Pranowo di Hotel Prime Plaza Hotel Sanur, Denpasar, Sabtu (17/6/2023).
ACARA konsolidasi itu berlangsung maraton. Usai jalan sehat pagi kemarin di Renon, Ganjar langsung tancap gas bertemu kader Banteng Bali. Mereka melakukan konsolidasi sekitar 4 jam lebih. Mulai pukul 11.00 hingga 14.00 lebih .
Usai konsolidasi, Koster bersama Ganjar melakukan konferensi pers. Dalam pembahasan kemarin, mereka ingin mengambil suara pemilih milenial yang jumlahnya besar. Berdasar data generasi milenial dan gen z di Bali sekitar 44 persen yang beraktivitas di bidang seni, budaya dan olahraga. Juga berkecimpung dunia digital.
" Iya jadi ada data yang menunjukkan kekuatan suara yang memang mesti diperhitungkan adalah generasi milenial dan generasi Z ini di Bali ternyata mereka adalah anak-anak yang punya aktivitas di bidang seni, ada juga olahraga, dan budaya kreatif. ini cukup banyak. Di samping itu juga tentu anak-anak yang memiliki menekuni dunia digital," ujar Gubernur Jawa Tengah tersebut.
Ketua Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) ini menerangkan, akan melakukan pendekatan khusus dengan generasi milenial dan gen Z, bisa lebih mendengarkan apa isi hati dan pikiran mereka untuk mendapat dukungan. “Sambil berdiskusi soal sejarah Indonesia, soal perubahan-perubahan yang terjadi di Indonesia sehingga kita akan paham dasar menentukan pilihan mereka bahwa betul-betul merasa yakin bahwa mereka adalah kontributor dari suatu suatu keputusan besar dalam pergulatan politik. Jadi untuk waktu cukup dan memiliki kebebasan,” terangnya.
Bukan berarti mengabaikan pemilih orang tua atau generasi X, baginya generasi yang tua sudah terpetakan. Hanya generasi milenial atau Z yang belum sehingga perlu treatment khusus.
“Saya memberi info ke yang muda karena yang muda memang unik, mereka unik tidak sama dengan yang lebih senior dan mereka butuh treatment khusus jumlahnya banyak. Ada banyak cara sudah kita diskusikan maka yang senior-senior sudah diurus, yang muda nanti kita kerja sama,” imbuhnya.
Disinggung target Wayan Koster 95 persen kemenangan Ganjar di Bali, menurutnya target itu tidak akan ada imbalan. Bukan deal jual beli politik. Bagi Ganjar itu bukan transaksi.
Menurutnya, ia akan membalas dengan kebijakan untuk masyarakat Bali terutama meningkatkan kesejahteraan warga Bali.
“Kalau beliau cerita ke saya problem utamanya adalah pariwisata sebagai mainstream bisnis yang ada di sini," tambahnya. [*]
Editor : Hari Puspita