DENPASAR, radarbali.id - Baliho Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep terpampang di pelosok Bali. Itu menjadi sorotan berbagai pihak salah satunya Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto di Denpasar Sabtu (4/11).
Ketua DPW PSI Bali, I Nengah Adi Susanto saat diwawancarai kemarin (5/11) langsung menyindir dan meminta petinggi partai lainnya apalagi sekelas sekjen partai yang nyinyir lebih baik mengurusi urusan partai masing-masing.
"Sebaiknya kalau ada petinggi partai atau sekelas sekjen berkomentar baliho kami sebaiknya urus rumah tangga sendiri tidak usah urus partai orang lain. Urus partai sendiri tidak usah nyinyiran partai orang lain," ucapnya.
Menurut Nengah Adi, baliho Ketum PSI tidak melanggar peraturan karena tidak ada unsur kampanye. Pihaknya mengaku tidak tahu siapa yang memasang. Dikatakan kemungkinan yang memasang simpatisan dan relawan PSI.
"Saya sendiri tidak tahu siapa yang memasang. Yang jelas itu sudah terpasang kalau tidak salah tiga minggu lalu kayaknya seluruh Bali dipasang. Tidak ada masalah tidak ada yang dilanggar terkait pemasangan baliho tersebut. Ini karena ini masa sosialisasi. Tidak ada menyebut nomor urut partai tidak ada ajakan memilih," jelasnya.
Ia juga mengungkapkan, baliho milik PSI banyak rusak oleh orang yang tidak dikenal secara masif. Laporan dari Ketua DPD Tabanan perusakan terjadi di Kecamatan Pupuan sebanyak 30 baliho.
Baca Juga: Baliho Kaesang Pangarep Mulai Bertebaran di Kota Denpasar hingga Kabupaten di Bali
"Kami harap semua pihak saling menghomati dan menjaga kondusifitas biar tidak terjadi hal-hal diinginkan," harapnya.
Nengah Adi juga mengimbau kepada pengurus jangan reaktif jika mendengar atau mengetahui baliho PSI dirusak. Ia minta jika ada kerusakan diminta mengirimkan foto saja.
"Dulu juga baliho kami banyak dirusak Buleleng, Gianyar, Taban dan juga ada di Denpasar," tandasnya.***
Editor : M.Ridwan