DENPASAR, Radar Bali.id- DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Denpasar berkampanye di Lapangan Renon, Jalan Raya Puputan, Denpasar, melakukan flashmob memperkenalkan lambang dan nomor urut PKS.
Kader PKS memakai atribut, membawa payung, bendera dan memakai topeng wajah calon presiden dan wakil presiden Anies Basweda dan Muhaimin Iskandar (AMIN) mengelilingi lapangan sehingga mencuri perhatian masyarakat yang sedang lari sore kemarin (8/12/2023).
Jumlah yang ikut kampanye 150 orang terdiri kader dan simpatisan. Ketua DPW PKS Bali, Hilmun Nabi mengatakan para kader hanya jalan tanpa orasi supaya memantik perhatian masyarakat. Dipilihnya Lapangan Renon karena banyak dikunjungi masyarakat sehingga memudahkan untuk melakukan sosialisasi.
"Membawa bendera supaya dilihat orang. Kemungkinan di kabupaten lain juga tergantung kabupaten/kota," jelasnya.
PKS menargetkan suara di Denpasar melebihi tahun 2019 yang berjumlah13.805, pihaknya berharap bisa melampaui tahun lalu karena harapnya ada dampak dari mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden. Berdasar data, tahun ke tahun Hilmun mengakui suara PKS terus meningkat.
"Target minimal satu kursi di DPRD Bali. Satu fraksi di Denpasar, itulah harapannya," jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPD PKS Kota Denpasar, Ilham Ahmad menyampaikan dalam masa kampanye selama 75 hari, PKS memanfaatkan momentum kampanye terbuka dengan agenda flashmob tujuan menyampaikan gagasan yakni pangan murah, kerja gampang, dan sehat murah.
Pemilu 2024 mendatang PKS Denpasar menyasar pemilih setia dan juga pemilih Gen Z serta milenial yang jumlahnya sangat besar sekitar 50 persen dari jumlah suara.
Dengan kegiatan kampanye berkeliling ruang publik Ilham Ahmad ingin mewujudkan politik yang senang dan bahagia , supaya tampak seru ketika dilihat masyarakat. "Ini program nasional ya bentuknya lebih mudah, ringan, ceria dan bahagia untuk menyambut pemilu 2024," jelasnya. [*]
Editor : Hari Puspita