Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Bahas Isu Lingkungan, Robi Navicula Belum Puas Debat Cawapres, Sesalkan Waktu yang Singkat Habis Urus Istilah, Tidak Substantif?

Ni Kadek Novi Febriani • Kamis, 25 Januari 2024 | 14:15 WIB
DEBAT ISTILAH: Vokalis Band Navicula, I Gede Robi Supriyanto sesalkan debat cawapres terakhir yang bahas isu lingkungan tidak substantif.
DEBAT ISTILAH: Vokalis Band Navicula, I Gede Robi Supriyanto sesalkan debat cawapres terakhir yang bahas isu lingkungan tidak substantif.
 
DENPASAR, radarbali.id -  Aktivis lingkungan I Gede Robi Supriyanto yang juga vokalis band Navicula mengaku belum puas dengan debat calon wakil presiden (cawapres) terakhir pada, 21 Januari 2024 lalu.
 
Meski membahas isu lingkungan, menurut Robi belum menyentuh  permasalahan substansi lingkungan di Indonesia. Ironisnya, di ruang debat level calon pemimpin negara yang terhormat malah waktu dihabiskan untuk mengurusi istilah. 
 
Saat ditemui kemarin, dia mengapresiasi adanya isu lingkungan dalam debat cawapres. Hanya saja Robi yang telah lama bergelut di masalah lingkungan belum puas dengan penjabaran ketiga cawapres pada debat lalu. 
 
Baca Juga: Buyar! Kebakaran GOR Purna Krida Kerobokan Saat Bali United Basketball Latihan
 
Sebab belum menyentuh hal-hal substansial. Tidak ada solusi signifikan yang ditawarkan ketiga cawapres baik Muhaimin Iskandar (cawapres 01), Gibran Rakabuming Raka (02)  dan  Mahfud MD (cawapres 03) tidak memberikan impact apapun.   
 
"Menurut saya pribadi itu masih pada kulitnya saja. Kami sebagai orang environmentalis ada hal yang memang dianggap serius dikerjakan dan memang benar-benar secara signifikan memberikan impact karena Indonesia  image di internasional, deforestasi  paling cepat. Polusi, sampah plastik lautan terbesar  kedua di dunia. Untuk hal-hal esensial belum saya dapatkan dari debat," terangnya saat ditemui di Rumah Tanjung Bungkak kemarin (24/1).
 
Baca Juga: Berpotensi Konflik! IPSI Bali Telusuri Tersangka Pengeroyokan yang Mengaku Pesilat dari Kelompok PSHT
 
Disinggung, ada pertanyaan mengenai greenflation yang ditanyakan oleh cawapres Gibran Rakabuming Raka? Robi menyatakan setiap cawapres memiliki agenda masing-masing.
 
Tapi menurutnya  tanpa menunjuk salah satu cawapres kalau tujuan daripada debat selevel pemimpin negara idealnya harus membahas hal-hal  substantif.
 
Kata dia,harus ada permasalahan dan solusinya. Baginya, harus ada pembeda  level pembahasan isu lingkungan di masyarakat, akademisi, dan debat calon presiden atau cawapres.
 
Baca Juga: Mulai Tersingkap! Penembakan Brutal WNA Turki Diduga Lelaki Rusia, Polisi Periksa 5 Saksi dan Cek CCTV
 
"Kalau debat-debat masalah istilah bukan di level  ya ini lah (pimpinan negara), harus lebih besar bagaimana nation branding di mata dunia. Tak pikir, ada percakapan lebih besar daripada itu. Sayangnya waktu debat singkat harus bisa lebih padat cuma ngurusin istilah. Google aja tahu artinya jawabannya," sindirnya.***
Editor : M.Ridwan
#isu lingkungan #Substansi #debat cawapres #robi navicula