Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Tak Berhasil Lolos Senayan: Sugawa Korry Lebih Pentingkan Kaderisasi Partai, Golkar Menang Total di Kecamatan Banjar

Ni Kadek Novi Febriani • Kamis, 7 Maret 2024 | 16:09 WIB

 

JAGA MARWAH BERINGIN: Ketua DPD Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry (tengah) dalam salah satu acara partai. (Golkar Bali)
JAGA MARWAH BERINGIN: Ketua DPD Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry (tengah) dalam salah satu acara partai. (Golkar Bali)

DENPASARradarbali.id - Partai Golkar Bali telah memastikan mendapatkan satu kursi DPR RI dapil Bali yakni I Gde Sumarjaya Linggih atau Demer. Sedangkan Ketua DPD Golkar Bali Dr Nyoman Sugawa Korry belum bisa melenggang ke Senayan.

Sugawa Korry mengaku, ia maju ke DPR supaya kaderisasi di Partai Beringin tidak mandek.

“Setelah mencermati hasil pleno tingkat kecamatan dan kabupaten/kota se-Bali, Golkar Bali hanya meloloskan 1 anggota DPRRI, dan saya ikhlas tidak lolos melalui pileg 2024 ini. Setelah melalui proses perjalanan panjang menyongsong pileg 2024,” kata Wakil Ketua DPRD Bali ini. 

Sebagai  pendatang baru, Sugawa  bersyukur bisa sumbangkan suara untuk  Golkar 82.621. Di Buleleng untuk internal Golkar, Sugawa  tertinggi. Begitu juga di kecamatan Banjar yang merupakan asalnya. Suara DPRD kabupaten tertinggi dibandingkan partai lainnya.

“Begitu juga perolehan suara di desa saya ( Banyuatis 90 persen lebih). Keputusan untuk ambil risiko caleg di DPR RI memang saya ambil sendiri krn berdasarkan pertimbangan pileg 2019 tiga tokoh : Wayan Wayan Geredeg 65.000 suara, Made Wijaya 45.000 suara dan Ketut  sudikerta 40.000 suara. Jadi ada 150.000, mereka  menyatakan tidak maju lagi sebagai caleg.

“Sedangkan kader-kader senior yang sudah 4 periode di DPRD Bali, saya dorong ke DPR RI tidak bersedia. Sedangkan kader potensial di luar petahana Pak demer dan Gus Adi  tidak ada lagi,” imbuhnya

Untuk mempertahankan suara minimal dua di DPR RI  maka sebagai ketua ia ambil keputusan  ikut caleg di DPR RI dengan harapan incumbent bisa meningkatkan suaranya dan ia  bisa menambah suara secara signifikan.

“Di samping pertimbangan untuk berikan contoh berjalannya roda kaderisasi di internal Golkar Bali. Walaupun saya bisa sumbangkan suara 82,621 ternyata para incumbent suaranya tidak meningkat malahan menurun (Pak Demer dari 119.000 menjadi 100.000 dan Gus Adi dari 66.000 menjadi 63.000), sehingga Golkar Bali tidak bisa mempertahankan 2 DPR RI,” tuturnya. 

Sugawa sangat berterima kasih  kepada seluruh kader telah bekerja keras dan sungguh-sungguh. Untuk menangkan pilpres dan pileg. Ia bersyukur pilpres menang,  tetapi Tuhan  berkehendak lain untuk pileg.

“Kami mengajak kader-kader  yang belum berhasil untuk tetap semangat dan tidak pernah surut mencintai dan menjaga marwah partai Golkar, dan yang berhasil terpilih, mempersiapkan diri untuk mempersembahkan pengabdian terbaik untuk masyarakat Bali dan Bangsa Indonesia, berlandaskan atas doktrin Karya dan Kekaryaan Partai Golkar,” tandasnya. (feb)

 

 

 

Editor : Rosihan Anwar
#dpr ri #golkar bali #sugawa korry #pileg 2024