Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Partisipasi Pemilih di Bali Capai Target 83 Persen Lebih, Prabowo Gibran Menang 53 Persen, PDIP Tetap Memimpin

Ni Kadek Novi Febriani • Minggu, 10 Maret 2024 | 22:29 WIB
MERAH DOMINAN: Formasi anggota DPR RI terpilih Dapil Bali berdasar penetapan berdasar rekapitulasi suara  Pemilu 2024.
MERAH DOMINAN: Formasi anggota DPR RI terpilih Dapil Bali berdasar penetapan berdasar rekapitulasi suara Pemilu 2024.
 
DENPASAR,radarbali.id - Pemenang dalam Pemilu 2024 sudah bisa dipastikan begitu rekapitulasi yang dilakukan di tingkat provinsi dalam sehari di Prime Plaza Hotel Sanur Jumat (8/3/2024).
 
Hasilnya? jumlah yang menggunakan hak pilih 2.740. 692, dari jumlah pemilih yang masuk dalam pemilih tetap 3.269.516 untuk pemilihan presiden dan wakil presiden.
 
Jadi ada sekitar setengah juta yang tidak memakai hak pilihnya. Dalam data surat suara yang tidak terpakai  plus cadangan 2 persen 597.217 surat suara tersisa. 
 
Baca Juga: Serunya Tradisi Mesuryak di Tabanan:Sebar Ratusan Juta Uang Punia, Begini Komentar Turis yang Mengikutinya
 
Dalam pemilihan presiden dan wakil presiden) sudah dipastikan dimenangkan oleh pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dengan perolehan suara 1.454.640 atau sekitar 53 persen lebih.
 
Pasangan Anies dan Muhaimin Iskandar (01) hanya memperoleh 99.233 dan pasangan Ganjar-Mahfud (03) memperoleh 1.127. 134.  
 
Dari pemilihan legislatif (pileg)  Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih mendominasi.
 
Baca Juga: Ditinggal Sembahyang, Rumah Warga Karangasem Ludes Terbakar, Ini Dugaan Penyebabnya
 
Hanya saja ada pengurangan perolehan kursi seperti DPR RI, PDIP harus puas dengan lima kursi yang sebelumnya berhasil meraih enam kursi dari sembilan kursi jatah daerah pemilihan (dapil) Bali.
 
Pada periode Pemilu 2024, ada lima wajah baru yakni dari Gerindra Dewa  Gde  Widiarsa (80.658), Nasdem I Nengah Senantara (51.563), Demokrat Tutik Kusuma  Wardhani (54.713) dan PDIP Nyoman Adi Wiryatama (165.374).
 
Untuk petahana yang berhasil lolos dari PDIP  I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan (218.539); I Wayan Sudirta ( 169.776); I Nyoman Parta (281.688); dan I Ketut Kariyasa Adnyana (84.510). 
 
Baca Juga: Ada 18.134 Lampu Penerang Jalan Milik Pemkab Tabanan, Ini Jadwal Pemadamannya saat Menyambut Nyepi
 
Persaingan pemilihan DPD RI  juga sengit, yang sebelumnya Arya Wedakarna memperoleh suara terbesar di Pemilu 2019 lalu, saat ini suara terbesar dipegang Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dengan meraih suara sebanyak 494.698; Kedua, Arya Wedakarna 378.300; Ketiga Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik 377.152 dan I Komang Merta Jiwa 363.440.
 
Untuk perolehan suara partai DPRD Bali, suara PDI Perjuangan berjumlah 1.446.583. Disusul dengan Gerindra 324.648. Golkar 322.569.  Partai Demokrat 152.506; Nasdem 85.335; Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 52.517. 
 
Sementara itu diwawancarai Anggota KPU Bali I Gede John Darmawan menyatakan partisipasi pemilih di Bali 83,3 persen sesuai mencapai target memang dipasang 83 persen.
 
Baca Juga: Bayar E-tilang Pakai BRImo Aja!, Bebas Ribet dan Praktis!
 
Paling tinggi tingkat partisipasi di Badung mencapai 90 persen. Sedangkan terendah di Buleleng tingkat partisipasi 75 persen.   
 
"Ada lewat dikit. Sudah melewati target. Harapan di Pilkada nanti 2024 mengulang kesuksesan pemilihan kepala daerah 2020  tingkat partisipasi itu cukup tinggi di Pandemi mencapai 80 persen," kata John. 
 
Jumlah pemilihan bedakan berdasarkan gender, tingkat partisipasi perempuan dikatakan cukup tinggi dibandingkan Pemilu sebelumnya.
 
Baca Juga: Jelang Perayaan Nyepi, Lonjakan Penyeberangan di Padangbai Tak Seramai di Pelabuhan Gilimanuk
 
Untuk tingkat pemilihan presiden dan wakil presiden  jumlah pemilih perempuan 1.375.001 dan pria 1.365.691. 
 
John  menyatakan untuk Pilkada belum memasang target.  Diakuinya  Pilkada nanti yang jadwalnya dilaksanakan 27 November mendatang akan memasang target yang realistis. Pihaknya akan melakukan evaluasi untuk partisipasi masyarakat pada Pemilu 2024 ini. 
 
Katanya untuk Pilkada masing-masing daerah tidak sama apalagi  Pilkada bersifat lokal pemilihan bupati dan wakil bupati di tingkat kabupaten/kota.
 
Baca Juga: Di Bali Partisipasi Pemilih 83 Persen Lebih, Golput 500 Ribuan, Ini Peringkatnya
 
"Kalau Pilgub  tugas kami di provinsi tentu menjadi elaborasi dari teman-teman tingkat kabupaten/kota kami rancang proses pemilu dan pilkada ini menjadi proses menyenangkan," kata Mantan ketua KPU Denpasar. 
 
Targetnya kedepan untuk pemilih pemula dan milenial karena pemilu 2024 secara nasional memiliki peran serta sangat tinggi yang membuat nilai partisipasi sangat tinggi.
 
Ia menjelaskan berkaca Pilkada 2020 bahkan 2015, tingkat pemilih pemula cukup rendah. Sehingga menjadi tantangan  KPU bisa menggarap pemilih gen z dan milenial.
 
Baca Juga: Di Bawah Guyuran Hujan, Desa Adat Buleleng Tuntaskan Tawur Kesanga, Begini Prosesinya
 
"Tergantung melihat calon juga. Proses politik semakin seru pertarungan paling banyak penonton," jelasnya. 
 
John menampik, KPU tidak bergerak  bahkan ia menyatakan KPU aktif sekali. Pihaknya menyatakan sampai ke sekolah-sekolah melakukan sosialisasi.***
 
 
Editor : M.Ridwan
#pdip #KPU Bali #pemilu 2024 #Prabowo Gibran #partisipasi pemilih