NEGARA, Radar Bali.id - Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jembrana, sudah menyiapkan anggaran anggota terpilih hasil pemilu 2024 ini.
Anggaran untuk pembuatan pakaian dinas dan pin emas. Namun untuk pin emas, petahana yang terpilih lagi tidak diberikan pin emas lagi.
Sekretaris DPRD Jembrana I Komang Suparta, menjelaskan, anggaran untuk DPRD Jembrana nanti sudah disiapkan dalam anggaran Induk DPRD Jembrana. "Tetapi ada sebagian yang dianggarkan dalam perubahan," ujarnya.
Anggaran yang disediakan untuk pembuatan pakaian dinas dewan, terutama yang akan digunakan pada saat pelantikan.
Namun karena saat ini belum ada penetapan anggota dewan terpilih, pihaknya belum bisa menyebut jumlah anggaran dan jumlah pakaian yang akan dibuat.
"Nanti akan disesuaikan juga dengan jumlah anggota dewan terpilih," ungkapnya.
Secara umum, jumlah anggota DPRD Jembrana sebanyak 35 orang. Akan tetapi, hasil pemilu 2024 ini masih belum diumumkan, sehingga jumlah pakaian yang akan dibuat nanti belum pasti. "Tunggu nanti setelah pengumuman," ungkapnya.
Mengenai pakaian dinas dewan, jika mengacu pada hasil pemilu 2019 lalu, empat jenis pakaian dinas anggota DPRD. Diantaranya, pakaian sipil harian (PSH), pakaian sipil lengkap (PSL), pakaian dinas harian (PSH) dan pakaian sipil resmi (PSR).
Selain pakaian, anggota dewan terpilih nanti akan mendapatkan pin emas. Jenisnya tidak jauh beda dengan pin emas 5 tahun lalu 22 karat.
Akan tetapi tidak semua anggota dewan yang mendapat pin emas. Hanya untuk anggota DPRD Jembrana yang memang baru, sedangkan petahana yang terpilih lagi tetap menggunakan pin emas lama.
"Pin emas itu hanya diberikan sekali selama menjadi anggota dewan," tegasnya.
Pihaknya belum bisa memastikan jumlah pin emas yang akan dibuat, karena sampai saat ini KPUD Jembrana baru menetapkan hasil suara pemilu 2024. Sedangkan calon anggota dewan terpilih belum ditetapkan.
Mengenai jadwal pelantikan, masih belum ada kepastian juga. Pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari KPUD Jembrana mengenai anggota dewan terpilih dan akan dilantik. "Pelantikan kita juga tidak tahu kapan, ini saja hasilnya belum ada," imbuhnya.
Pelantikan diperkirakan pada bulan Agustus, karena anggota dewan yang saat ini masih menjabat masa jabatannya berakhir bulan Agustus.
Tepatnya pada 13 Agustus 2019, sehingga pelantikan akan dilaksanakan pada tanggal yang sama. "Tanggal pastinya pelantikan belum ada informasi, kita tunggu jadwal saja," tandasnya. [*]
Editor : Hari Puspita