Nah! PDIP Tabanan Bertemu Golkar Siapkan Koalisi, Tanda-Tanda Pilkada Petahana Melawan Kotak Kosong
Juliadi Radar Bali• Kamis, 25 April 2024 | 21:15 WIB
ilustrasi pilkada-JawaPos.com
TABANAN,Radar Bali.id - Peta peluang koalisi partai politik berpotensi berubah dalam pilkada Tabanan Tahun 2024.
Sebelumnya Partai Golkar Tabanan dalam pilkada-pilkada yang telah berlangsung selalu mengusung calon kepala daerah. Ini dilakukan untuk bertarung melawan calon kepala daerah yang diusung PDIP Tabanan.
Namun kini sinyal koalisi antara kedua partai besar di Kabupaten Lumbung Beras ini tampaknya akan terjadi. Ini setelah pertemuan silatuhrahmi antara pengurus DPD II Golkar Tabanan dengan pengurus DPC PDIP Tabanan. Menariknya dari pertemuan Pilkada Tabanan berpotensi melawan kotak kosong.
Sekretaris Golkar Tabanan I Made Asta Dharma yang juga Ketua Fraksi Golkar DPRD Tabanan mengatakan pertemuan dengan PDIP Tabanan sejatinya baru sebatas silatuhrahmi atau bisa dikatakan penjajakan untuk bisa bermitra berkoalisi dalam konteks pilkada tahun 2024 dengan PDIP Tabanan.
"Memang belum ada keputusan, masih suasana cair, ya bincang-bincang ke depan Tabanan seperti apa. Termasuk tokoh-tokoh partai menginginkan agar pelaksanaan usai pilres dan sebentar lagi Pilkada agar damai, aman dan lancar," ucapnya, Rabu (24/4/2024).
Asta Dharma menyebut dalam pilkada Tabanan 2024 bisa saja peta koalisi berubah. Artinya apa, peta koalisi tingkat pilpres belum tentu sama dengan peta koalisi di tingkat daerah. Bahkan dari Ketum Partai Golkar di pusat telah memberikan arahan bahwasannya peta koalisi menyesuasikan dengan situasi di daerah masing-masing.
Meski pihaknya telah bertemu dengan banteng Tabanan, tidak harus sekali jadi. Harus menyamakan padangan, pikiran hingga persepsi terlebih dahulu.
"Kan kita harus bertemu dan bicara dulu, siapa tahu frekuensinya sama. Akhirnya pacar dan akhirnya nikah," ungkap Asta Dharma.
Ia menambahkan pertemuan Golkar dan Banteng Tabanan sejatinya membuka lembaran kimestri lama pada pilkada Tabanan tahun 2015 lalu. Karena dulunya I Komang Gede Sanjaya yang menjabat sebagai Wakil Bupati Tabanan berpasangan dengan Ni Putu Eka Wiryastuti. Dan kala itu Golkar Tabanan mendukung pasangan tersebut.
Kebetulan pilkada tahun 2024 gerbang itu dibuka kembali dan sekarang Sanjaya jadi Bupati jadi membuka historis lama yang sudah ada.
"Sekarang ini kami Golkar Tabanan masih berproses dulu di partai sampai ke tingkat pusat, untuk melihat peluang koalisi dengan PDIP Tabanan. Karena perkembangan di lapangan segala kemungkinan bisa cair soal politik," pungkasnya.
Sementara itu Sekretaris DPC PDIP Tabanan I Nyoman Arnawa mengaku pertemuan dengan Golkar Tabanan tidak menutup kemungkinan sinyal untuk mendukung paket yang diusung PDIP Tabanan untuk calon kepala daerah.
"Golkar Tabanan yang bertemu PDIP dan mau ikut mendukung sah-sah saja. Kalau untuk mengusung paket calon tetap itu dari partai PDIP," kata Arnawa.
Meski telah melakukan pertemuan dengan Partai Golkar, pria yang juga sebagai Ketua Fraksi PDIP DPRD Tabanan menyebut bahwasan partai PDIP Tabanan membuka diri untuk bertemu dengan partai manapun tidak hanya Golkar.
"PDIP terbuka dengan partai apapun yang ikut mendukung, terpenting bagaimana sama-sama ikut memajukan Tabanan," ungkapnya.
Disinggung soal pertemuan dengan Golkar Tabanan. Apakah nanti berimbas terhadap peluang melawan kotak kosong.
"Kalau peluang lawan kotak kosong itu ada, tapi kan ini belum ada kesepakatan dengan Golkar, karena mereka masih berproses di partainya," tandasnya. [*]