AMLAPURA, Radar Bali.id- Jagat perpolitikan di Karangasem menjelang Pilkada 2024 penuh dinamika baru dan beragam manuver. Yang terbaru, nama notaris I Nengah Swadi pun mendadak ikut mencuat.
Ini tak lepas dari kiprah Swadi dalam perpolitikan di Gumi Lahar. Namanya masuk sebagai bursa Calon Wakil Bupati (Cawabup) mendampingi Bupati petahana I Gede Dana.
Kabarnya, Pria asal Desa Tulamben, Kecamatan Kubu itu masuk sebagai nama yang diusulkan PDIP Karangasem untuk pendamping I Gede Dana. Ini mengingat, Swadi cukup dekat dengan PDIP yang terjalin lama. "Sudah dari dulu (Pilkada 2020) nama Pak Swadi itu disandingkan dengan Pak Dana," kata salah seorang sumber di internal DPC PDIP Karangasem belum lama ini.
Hal itu juga dibenarkan oleh Swadi sendiri saat diwawancarai Rabu (1/5). Kata dia, pada Pilkada 2020 lalu saat head to head melawan IGA Mas Sumatri, sempat mencuat paket Dana-Swadi. Hanya saja karena tak mendapat restu dari keluarga, hal itupun diurungkan.
"Sudah sempat dulu itu ada komunikasi dengan PDIP. Bahkan sudah ada restu. Tapi karena keluarga tidak memberi restu, akhirnya batal," ungkapnya.
Disinggung namanya kembali muncul disandingkan dengan Gede Dana pada hajatan Pilkada November mendatang. Swadi mengaku siap apabila mendapat kepercayaan dari induk partai PDIP.
"Kalau untuk Pilkada saat ini ketika saya mendapat kesempatan lagi saya siap. Keluarga saya juga sudah mendukung," bebernya.
Selain mendapat dukungan dari keluarga, Swadi juga mendapat dorongan dari sejumlah masyarakat untuk maju pada hajatan Pilkada Karangasem nanti.
"Intinya saya siap apabila diminta. Selain itu tentunya dukungan masyarakat dan relawan saya yang sudah lama bersama di barisan saya akan mendukung," tandasnya[*]
Editor : Hari Puspita