TABANAN, Radar Bali.id - Setelah bertemunya tujuh partai politik di Tabanan. Seperti Partai Golkar, Gerindra, Demokrat, PSI, PAN, Gelora dan Nasdem yang berencana membentuk Koalisi Indonesia Maju di daerah untuk melawan calon kepala daerah yang diusung PDIP di Pilkada Tabanan
Akhirnya direspons oleh Ketua DPC PDIP I Komang Gede Sanjaya, Kamis kemarin (22/5).
"Saya sudah baca beritanya dari media soal pertemuan KIM itu. Saya atas nama Ketua partai di PDIP Tabanan menilai baru sebatas silatuhrahmi dari kawan-kawan KIM," ungkap Sanjaya ditemui usia menghadiri acara side event word water forum 2024 di Kantor Desa Perbekel Bengkel Kediri.
pilkada tabananBaca Juga: KIM Plus : Koalisi Khusus 7 Parpol Hadapi Dominasi PDIP di Pilkada Tabanan, Berikut Ini Jurusnya
Sanjaya pun menganggap, pertemuan KIM itu adalah hal biasa terjadi antara Ketum-Ketum Partai di darah. Meski sudah bertemu ketujuh pimpinan parpol di Tabanan tersebut, namun belum mengarahkan secara kongkrit kepada koalisi permanen.
"Saya pun di PDIP juga nanti akan mengundang mereka, makan bareng silaturahmi baik itu teman-teman Demokrat PSI, Gerindra dan partai lainnya. Karena sebelumnya sudah bertemu dengan Partai Golkar," ucapnya.
Selanjutnya bila mana nanti dari pertemuan KIM itu menghasilkan koalisi dan calon kepala daerah.
Sanjaya memastikan banteng Tabanan tidak gentar. Karena PDIP Tabanan sudah pengalaman dalam perhelatan Pilkada. Apalagi dulunya di Pilkada Tabanan juga pernah ada tiga calon.
"PDIP tidak gentar sedikit pun, ngapain gentar. Mana banteng pernah gentar, maju terus," tegasnya
"Sekiranya nanti ada lawan astungkara, tidak ada lawan astungkara, tapi tetap kan yang menentukan masyarakat," sambung Sanjaya.
Ditanya soal kapan turun rekomendasi DPP PDIP pusat untuk calon kepala daerah di Pilkada Tabanan. Sanjaya mengaku ia belum mengetahui secara pasti. Tetapi rekomendasi turun kira-kira antara bulan Juli atau Agustus.
"Ini belum ada informasi rekomendasi turun, tapi namanya kompetisi wajib ditarget menang," tukasnya.[*]
Editor : Hari Puspita