TABANAN, Radar Bali.id– Susunan pimpinan alat kelengkapan dewan (AKD) di DPRD Tabanan masa jabatan 2024-2029 akhirnya telah lengkap terisi.
Menarik perhatian susunan pimpinan AKD justru diisi penuh oleh Fraksi PDIP DPRD Tabanan. Mengingat mereka menjadi pemenang pileg yang menguasai 31 kursi dari 40 kursi di DPRD Tabanan.
Untuk susunan pimpinan AKD DPRD Tabanan diantaranya, Komisi I dengan Ketua Gusti Nyoman Omardani, Wakil Ketua I Gusti Ngurah Mayun dan Sekretaris I Gede Putu Desta Kumara.
Kemudian Komisi II, Ketua I Wayan Lara, Wakil Ketua I Made Muskadana dan Sekretaris I Gde Made Suarjana. Selanjutnya Komisi III, Ketua AA Nyoman Dharma Putra, Wakil Ketua Ni Made Suryani dan Sekretaris I Wayan Sudiana.
Terakhir Komisi IV, Ketua I Gusti Komang Wastana, Wakil Ketua Ni Made Dewi Trisnayanti dan Sekretaris AA Sagung Ani Ariani.
Sementara posisi badan pembentukan peraturan daerah (Bapemperda) diketua oleh Ketua I Wayan Eddy Nugraha Giri, Wakil Ketua I Made Suarta dan Sekretaris Sekretaris DPRD Tabanan.
Badan Kehormatan dengan Ketua Gede Made Dedy Pratama, Wakil Ketua I Putu Eka Putra Nurcahyadi dan untuk pimpinan Bamus dan Banggar posisi Ketua I Nyoman Arnawa, Wakil Ketua I Made Asta Dharma, Wakil Ketua I Putu Gede Juliastrawan dan Sekretaris Banggar, Sekwan DPRD Tabanan I Made Sugiarta.
Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa tak menampik jika susunan pimpinan alat AKD dewan terisi penuh oleh fraksi PDIP Tabanan.
Ia menyebut sebelum AKD diketok palu awalnya proses melalui pengusulan dimasing-masing fraksi. Kemudian ketika sudah diusulkan untuk menentukan pimpinan dimasing-masing komisi itu dirembukkan dan didiskusikan dan diputuskan secara kolektif kolegial.
"Artinya pembentukan AKD sudah disesuaikan dengan pertimbangan yang matang. Termasuk nama-nama yang menjabat AKD dan masuk dalam AKD sudah ditentukan sesuai dengan pengalaman," jawab pria yang juga Sekretaris DPC PDIP Tabanan, Kamis (19/9/2024).
Di sisi lain fraksi lain yang tak kebagian jabatan AKD menerima saja. Salah satunya Fraksi Golkar tidak mempermasalahkan AKD dikuasi oleh PDIP.
"Ya tidak masalah mau bagaimana lagi karena sudah situasi politik seperti ini. Mau memaksakan juga gak bisa," ucap Sekretaris DPD II Golkar Tabanan I Made Asta Darma notabane Wakil Ketua DPRD Tabanan.
Terkecuali posisi raihan suara kursi di DPRD Tabanan sama-sama berimbang. Maka sangat pantas.
"Kalau ya sama-sama imbang (posisi kursi) ya beda situasi. Jadi gak masalah meskipun PDIP dominan kuasai pimpinan AKD," imbuhnya. [*]
Editor : Hari Puspita