DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) menggelar Workshop Nasional Anggota DPRD Kabupaten/Kota dan Provinsi se-Indonesia, dalam pertemuan besar yang berlangsung pada 26–28 November 2025 di Four Stars Hotel by Trans, Renon, Denpasar, Bali.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi PKN untuk mengoptimalkan peran legislator sekaligus membangun kekuatan nasional dari Pulau Dewata.
Sebagai partai politik paling muda yang ikut Pemilu 2024, PKN terus berupaya mengembangkan kapasitas kader dan memperkuat struktur partai di seluruh daerah.
Meski baru dideklarasikan pada 28 Oktober 2021, kemudian mendapatkan Badan Hukum Partai Politik pada 7 Januari 2022, hingga resmi dinyatakan lolos verifikasi menjadi peserta Pemilu pada 14 Desember 2023, PKN menunjukkan progres signifikan dalam waktu singkat.
Workshop nasional ini menjadi bagian dari strategi besar PKN untuk menyongsong Pemilu 2029 dengan lebih siap, terstruktur, dan solid.
Dengan menghadirkan pembicara kredibel dari berbagai lembaga, kegiatan ini memberikan bekal bagi para legislator agar mampu menjalankan fungsi pengawasan secara efektif dan profesional.
Acara pembukaan berlangsung pada 26 November 2025 pukul 19.30 WITA dan dipimpin langsung oleh Ketua Umum PKN, Anas Urbaningrum.
Hadir pula tokoh-tokoh nasional PKN, antara lain Ketua Majelis Agung PKN Gede Pasek Suardika, SH., MH; Sekjen PKN Sri Mulyono; Jajaran Pimpinan Nasional PKN; Perwakilan Pertiwi Nusantara; Jagabaya Nusantara; dan LBH Nusantara.
Sementara dari daerah, turut hadir Ketua Pimda PKN Bali beserta pengurus Pimcab PKN se-Bali.
Jumlah peserta yang hadir mencapai hampir 60 anggota DPRD Kabupaten/Kota maupun Provinsi dari seluruh Indonesia. Ketua Pimda PKN Bali, Putu Indra Mandhala Putra, SH., M.Kn, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta.
Dalam sambutannya ia menekankan bahwa meski PKN Bali belum memiliki anggota legislatif, namun pelaksanaan workshop nasional di Bali membawa semangat baru.
“Mari dari Bali kita merangkai kekuatan menuju PKN yang berjaya di Nusantara. Di Bali kami memang belum ada anggota legislatif, tapi dengan acara workshop ini dilaksanakan di Bali tentu memberi spirit kami untuk bisa masuk dalam lembaga legislatif pada pemilu mendatang,” tegasnya.
Sementara itu Ketua Umum PKN, Anas Urbaningrum, secara resmi membuka kegiatan dengan pemukulan gong, di dampingi Ketua Majelis Agung, Sekjen, Wakil Ketua Umum, serta Ketua Pimda PKN Bali.
Dalam sambutannya, Anas memberikan pandangan inspiratif yang mengangkat makna tempat pelaksanaan workshop dan simbol perjalanan PKN.
Menurut Anas, kata BALI memiliki filosofi yang tepat untuk menggambarkan semangat PKN. Yakni Berani, Aksi, Lanjutkan Inisiatif.
Ia juga menyinggung pemilihan tempat, yaitu Hotel Four Stars, sebagai simbol perjalanan empat tahun usia PKN yang siap menjadi “bintang politik” pada tahun 2029.
Anas menegaskan bahwa PKN adalah partai muda, namun justru karena itu memiliki kesempatan besar untuk membangun sistem kerja yang relevan dengan tantangan Indonesia ke depan.
“Partai PKN adalah partai sangat muda, jangan berkecil hati. Justru karena muda ada kesempatan bagi kita untuk membangun partai yang relevan dengan tantangan Nusantara ke depan.
Tantangan dan pekerjaan yang berat kedepan harus dimaknai sebagai tantangan bagi kita semua untuk mengisi lembaga lembaga legislatif sampai ke Senayan," tegasnya penuh semangat.
Kegiatan workshop mengangkat tema sentral “Optimalisasi Peran dan Fungsi Pengawasan Anggota DPRD”, dengan sejumlah materi strategis yang disampaikan oleh para pakar dan instansi resmi.
Seperti soal Implementasi Fungsi DPRD dalam Penyelenggaraan dan Pengawasan Pemerintahan Daerah dengan pembicara dari perwakilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan fokusmateri pada efisiensi kerja DPRD dalam mengawasi jalannya pemerintahan daerah secara akuntabel.
Ada juga soal Pencegahan Korupsi dan Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Daerah yang dibawakan Ombudsman RI; selanjutnya Konsep Pengawasan Legislatif terhadap Eksekutif dalam Trias Politika yang dibawakan oleh Prof. Dr. Yohanes Usfunan, Politik Tata Kelola Aspirasi Masyarakat untuk Meningkatkan Kinerja DPRD dengan pembicara Laksamana Sukardi.
Terakhir adalah soal Teknis Pengelolaan Reses yang Berkualitas bagi Anggota DPRD dengan pembicara Gede Pasek Suardika, SH., MH-Fokus pada metode reses agar lebih produktif, tepat sasaran, dan berdampak nyata.
Editor : Rosihan Anwar