Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Sisi Lain Atlet Badung Penyumbang Banyak Perwakilan ke PON:Kriket Paling Meriah, KONI Minta Laporan Anggota

I Wayan Widyantara • Sabtu, 5 Agustus 2023 | 21:05 WIB
TAK KALAH PEMINAT : Pelatih dan atlet kriket Bali yang ikut dalam BK PON berlangsung di Bali diikuti 18 Provinsi se-Indonesia.
TAK KALAH PEMINAT : Pelatih dan atlet kriket Bali yang ikut dalam BK PON berlangsung di Bali diikuti 18 Provinsi se-Indonesia.

Sebagai kabupaten terkaya di Bali, sejauh ini atlet berprestasi yang terlahir di Gumi Keris, julukan Kabupaten Badung memang melimpah. Hingga saat ini pun mereka masih bertahan sebagai juara umum di Porprov Bali. Tantangan berikutnya di ajang PON Aceh-Sumatra Utara 2024.

BELUM lama ini, cabang olahraga (cabor) PCI (Persatuan Olahraga Cricket) menunjukkan prestasinya dalam babak kualifkasi (BK) PON 2024 yang dilaksanakan di Lapangan Unud Jimbaran, Bali.

Ketua Panitia BK tersebut Kariana Wirawan menjelaskan, atlet Badung memberikan konstribusi besar sehingga mampu meloloskan banyak atlet untuk PON Aceh dan Sumatra Utara tahun 2024.

“Atlet Badung yang dominan mewakili Bali meloloskan 18 atlet. Putra 8 orang dan putri 10 orang. Mereka pasti akan mewakili Bali dalam PON nanti,” kata Kariana yang juga Sekretaris PCI Badung.

BK Cricket yang berlangsung sejak akhir Juli telah berakhir awal Agustus 2024, diikuti 18 Provinsi di Indonesia. Pertandingan putra dilakukan di Lapangan Unud, sementara putrinya dimainkan di lapangan Langgon Nusa Dua, Kuta Selatan.

Kariana menyebutkan atlet putra yang lolos adalah; Fernando Bununaek, Wayan Budiarta, Made Mulyana Yasa, Kadek Juniarta, Dewa Gede Andika, Andreas Alexander, dan Nyoman Adi Budana. 

Bagian Putri; Ni Wayan Sariani, Dewa Ayu Setiawati, Kadek Devi Muriari, Kadek Dwi Aprillia, Desi Wulandari, Nyoman Kerti Kurniati, Putu Cantika, Kadek Dwi Indriyani, dan Made Suarniasih.

Cabor anggota KONI Badung yang lain juga meloloskan atletnya ke PON dalam BK atau Kejurnas seperto Judo, cabor Tinju serta Kurash. Ketiga atlet cabor ini ikut memperkuat Bali, sekalipun jumlahnya tidak segnifikan. Namun atlet Tinju Badung, satu-satunya meraih emas dalam BK di Makasar.

Cabor termuda di KONI Badung yakni Kurash juga meloloskan satu atlet putri ke PON 2024. Cabor sebelumnya yang cukup banyak meloloskan atlet ke PON adalah Selam kolam dan Selam laut.

“Saya minta semua cabor anggota KONI Badung melaporkan atletnya yang lolos PON ke KONI Badung dengan narasi dan Bahasa yang umum dikenal masyarakat,” ujar Nariana.

“Jangan menggunakan istilah teknis yang belum banyak dipahami masyarakat umum. Jumlah berapa dari sekian orang yang mewakili Bali ke BK tersebut,” lanjut Ketua Umum KONI Badung memberikan arahan kepada semua cabang olahraganya.

Nariana mengatakan, ia ingin atlet Badung yang lolos PON disosialisasikan melalui media massa seluas-luasnya kepada masyarakat Badung, sehingga mendapat dukungan penuh dari rakyat Badung. 

Ia mengatakan, KONI Badung mendapat dana masyarakat dari APBD Badung. Dana itu harus dipertanggungjawabkan dengan benar melalui prestasi olahraga. [*]

Editor : Hari Puspita
#pra pon #Atlet Badung #KONI Badung