Radar Bali.id – Pengurus Provinsi Pertina (Persatuan Tinju Amatir Indonesia) Bali mengirimkan empat atletnya untuk bertarung di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVI tahun 2023 di Palembang, Sumatera Selatan.
Dalam turnamen yang digelar pada 29 Agustus – 4 September 2023, tiga dari empat orang petinju muda tersebut gagal masuk final. Artinya, minimal dua emas yang ditargetkan pun musnah. Perwakilan Bali tersebut mendapatkan rival berat dari tiga provinsi lain, yakni Riau, Sulawesi Utara dan Lampung.
Mereka yang belum bisa masuk final adalah Analdi Umbu Bussa di kelas 48 kilogram dari SMP PKBM Niti Mandala Club, I Gede Wahyu Wiguna Putra di kelas 54 Kg dari SMAN 1 Manggis dan Resa Febri Ardiansyah di kelas 71 Kg dari SMAN 2 Denpasar. Dari ketiganya, hanya Resa yang menyentuh semi final. Sementara Analdi kalah melawan Riau dan Wahyu kalah melawan Sulawesi utara di babak penyisihan.
Di semi final, Resa pun bertemu atlet dari Lampung. Sayangnya, Resa pun harus mengakui keunggulan angka dari lawannya. “Resa kalah mutlak di semifinal,” ujar Kepala Pelatih Pertina Bali, Kornelis Kwangu Langu saat dihubungi Jawa Pos Radar Bali via telepon pada Sabtu kemarin (2/9/2023).
Sementara itu, harapan emas pun kini bertumpu pada Jeklin Ndawajepi di kelas terbang 51 Kg dari SMP PKBM Niti Mandala Club.
Jeklin menjadi satu-satunya atlet yang lolos ke babak final di POPNAS tahun ini mewakili Bali. Ia lolos ke final setelah menang 5-0 dari Marcelino Nilahi (DKI Jakarta). [*]
Editor : Hari Puspita