Radar Bali.id – Nasib kurang beruntung tidak hanya dimiliki Bali United saat melawan Persib Bandung. Tetapi juga Bali United Youth (BUY) U-17 saat menghadapi Bhayangkara U-17 di babak semifinal Nusantara Open 2023 yang berlangsung di Lapangan Akademi Garudayaksa, Bekasi.
Serdadu Tridatu muda ini pun terpaksa tunduk dengan skor 2-1 dari Bhayangkara FC U-17 dan sekaligus gagal masuk final. “Error. Banyak peluang yang nggak bisa dimaksimalkan,” ujar Pelatih kepala Bali United U17, I Gde Mahatma Dharma alias Dede dengan nada kecewa usai pertandingan tersebut.
Dalam jalannya pertandingan, BUY U-17 sejatinya mampu mencetak gol cepat dibabak pertama melalui I Made Divayana Satria di menit ke 6. Namun Bhayangkara U-17 mampu menyamakan kedudukan. Di Babak kedua, The Guardians Muda kembali bisa mencetak gol penentu kemenangan mereka.
“Babak pertama saja harusnya kami bisa cetak tiga gol. Di babak kedua ada tiga peluang emas juga. Kemudian kami bikin kesalahan sendiri. Y aini kerap terjadi di pemain usia muda. Mentality mereka masih labil,” kata Dede.
Namun Dede juga tidak menyalahkan sepenuhnya kepada anak asuhnya ketika bermain. Baginya, jadwal yang begitu padat membuay anak asuhnya kurang bisa tampil prima. “Disamping kondisi mereka yang mulai menurun setelah bermain dalam 5 match dalam sepekan. Pelajaran buat kami kedepannya,” ujarnya.
Jika karena faktor mentalitas, apakah Dede akan melakukan program khusus agar ke depannya bisa tampil lebih baik lagi? “Ya kami akan memperbanyak match untu mereka (para pemain muda di Bali United Youth,” jawabnya.
Sebagaimana diketahui, Nusantara Open 2023 ini merupakan turnamen kompetisi usia di bawah 17 tahun yang berlangsung dari tanggal 14 hingga 21 Desember 2023 dan pemain-pemain berbakat dari turnamen ini akan dididik oleh Garudayaksa FA yang berkesempatan dikirim ke Aspire Academy, Qatar. [*]
Editor : Hari Puspita