DENPASAR, radarbali.id - Pemain Bali United yang sedang ikut pemusatan pelatihan bersama Timnas Indonesia U20 Kadek Arel Priyatna ikut mendampingi Presiden Joko Widodo. Kemana?
Mereka meninjau progres pembangunan Pusat Pelatihan (Training Center) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, pada Rabu, 17 Januari 2024.
Pembangunan pusat pelatihan ditargetkan selesai Mei 2024 untuk tahap pertama sehingga secepatnya bisa dipakai Timnas Indonesia.
Selain Arel, terdapat Alexandro Kamuru dan juga Rahmat Syawal dari perwakilan pemain Timnas Indonesia U20 yang turut mendampingi Presiden Joko Widodo melakukan peninjauan terhadap pembangunan Training Center tersebut.
Hadir juga Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Hadi Tjahjanto, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Gandi Sulistiyanto.
Kemudian ada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, Pj. Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik, Pj. Bupati Penajam Paser Utara Makmur Marbun, dan Kurator Pembangunan IKN Ridwan Kamil
Kadek Arel mengaku sangat bahagia ia punya kesempatan langka dekat dengan orang nomor satu di Indonesia.
Lelaki asal Denpasar ini menuturkan kepada Jawa Pos Radar Bali, ia diberitahu tiga hari sebelumnya untuk mendampingi Jokowi saat peninjauan Pusat Pelatihan di IKN.
"Tentu pasti sangat bangga karena bisa menjadi salah satu perwakilan dari pemain Timnas u20 untuk melihat secara langsung proses pembuatan TC di IKN sekaligus bertemu Bapak Presiden Jokowi," ucapnya saat dihubungi kemarin (18/1).
Arel mengatakan Jokowi berpesan kepadanya dan anggota timnas yang lain untuk semangat berlatih karena target Indonesia tinggi
"Ditinggalkan pesan dari Bapak Jokowi yaitu semangat berlatih karena target kita tinggi nantinya," katanya.
Kadek Arel mengapresiasi pembangunan TC di IKN yang telah mencapai 20 persen. Ia berharap pemain timnas dapat memanfaatkan TC untuk berlatih dan meningkatkan kualitas pemain.
"Tentunya ini sangat baik karena setelah sekian lama timnas membuat TC khusus sehingga pemain sendiri bisa memanfaatkan tc itu untuk berkembang lebih baik," imbuh Pemain yang berusia 18 tahun ini. ***
Editor : M.Ridwan