SURABAYA,radarbali.id – Bali United U-16 kembali melanjutkan perjuangannya di babak 8 besar Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 musim 2023/2024.
Kali ini mereka dipaksa bermain imbang 2-2 menghadapi Persebaya U-16 dalam laga yang berlangsung di Lapangan Thor, Surabaya pada Selasa (20/2/2024).
Laga sejatinya berjalan sangat ketat. Di babak pertama, anak asuh dari Sandhika Pratama ini bermain imbang 1-1 melalui gol yang diciptakan Fawwaza.
Kemudian di babak kedua, pilihan strategi sama-sama bermain terbuka juga membuat skor menjadi 2-2. Kadek Riksa menyumbangkan gol tersebut di menit 50.
Hasil imbang menjadikan Bali United U16 gagal balas dendam. Sebab saat bermain di Bali, mereka kalah dengan Persebaya Surabaya U-16 dengan skor 0-1.
Dengan hasil ini, Serdadu Tridatu muda mengoleksi 4 poin dari satu kemenangan, dua kekalahan dan satu kali bermain imbang. Kini mereka pun menyisakan dua pertandingan untuk bisa memastikan peluang lolos ke babak berikutnya.
Sementara itu, Bali United U-18 mendapatkan poin penting saat menghadapi PSM Makassar U-18 dalam laga yang berlangsung di Lapangan Brigif 2, Sidoarjo (20/2/2024).
Komang Nathan Suarnatya menjadi satu-satunya pencetak gol dalam pertandingan itu dan sekaligus memperpanjang nafas Bali United U-18 dari puasa kemenangan di babak 8 besar ini.
“Pertandingan berjalan imbang. Kami bersyukur bisa cetak 1 gol dari 3 peluang emas yang ada,” kata Pelatih Kepala Bali United U-18, I Gde Mahatma Dharma saat dihubungi Jawa Pos Radar Bali usai pertandingan (20/2/2024)
Sebagai informasi, Gde Mahatma sudah kembali menukangi Bali United U-18 setelah sebelumnya absen dan menyerahkan nahkoda ke asisten pelatihnya, Bayu Yusa.
Lalu, apakah ada strategi khusus untuk menaklukan Persebaya Surabaya U-18? “Kalau strategi khusus nggak ada, cuman kami di tim pelatih berusaha memotivasi anak-anak dengan menganggap setiap pertandingan adalah final,” jawabnya pria yang akrab dipanggil Dede ini.
Kemenangan ini membuat Bali United U-18 berhasil memperoleh 4 poin dari 4 laga yang sudah dijalankan di fase ini. Selanjutnya, tim akan berangkat menuju Depok untuk menghadapi Persija U-18. Taka da pilihan lain selain harus menang jika ingin lolos ke babak berikutnya. “Semoga bisa raih poin penuh lagi di Jakarta. Mohon doanya dari Semeton Tridatu,” pungkasnya,
Sementara itu, Bali United U-20 harus menelan pil pahit saat bertandang menghadapi Bhayangkara Presisi Indonesia FC U20. Anak asuh dari pelatih Made Pasek Wijaya ini kalah dengan skor tipis 1-0 dalam laga yang berlangsung di Lapangan Jenggolo, Sidoarjo kemarin. (ara)
Editor : M.Ridwan