RADAR BALI – Pasca libur lebaran, PSM Makassar langsung tancap gas mengembalikan performa tim.
Skuad Juku Eja kini fokus pada pemulihan kondisi fisik dan peningkatan teknik bermain menjelang laga krusial menjamu Persis Solo dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026.
Dalam dua hari terakhir di Stadion Kalegowa, Gowa, para pemain digembleng oleh pelatih fisik Celso Silva.
Menu latihan meliputi lari, angkat beban, hingga gerakan penguatan otot. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penurunan kondisi fisik setelah masa libur selama 12 hari.
Fokus Penguatan Fisik dan Sentuhan Bola
Pengembalian kondisi fisik adalah prioritas utama agar pemain tidak mudah lelah, kalah duel, atau berisiko cedera saat bertanding.
Selain fisik, sentuhan bola Yuran Fernandes dan kawan-kawan diasah melalui latihan rondo dan game internal dengan berbagai ukuran lapangan.
Sesi ini krusial untuk melatih pengambilan keputusan cepat, akurasi umpan, serta penyelesaian akhir dalam situasi tekanan lawan.
Duel Papan Bawah: Misi Menjauh dari Zona Merah
Pertandingan ini menjadi sangat krusial mengingat posisi kedua tim yang masih tertahan di papan bawah klasemen. Hingga pekan ke-25, PSM Makassar berada di peringkat ke-13 dengan raihan 24 poin.
Sementara itu, tim tamu Persis Solo menguntit di posisi ke-15 dengan koleksi 20 poin.
Laskar Sambernyawa hanya unggul selisih gol dari penghuni zona degradasi teratas, Madura United, yang memiliki poin sama. Kondisi ini membuat laga mendatang layaknya partai final bagi kedua tim untuk tetap bertahan di kasta tertinggi.
Persiapan Taktik di Stadion BJ Habibie
Meski saat ini latihan dipimpin oleh Ahmad Amiruddin dan belum sepenuhnya masuk ke skema bermain inti, tim pelatih dipastikan telah mengantongi kekuatan dan kelemahan Persis Solo melalui analisis mendalam.
Laga kontra Persis Solo akan digelar di Stadion BJ Habibie, Parepare, pada Sabtu (4/4/2026) pukul 16.30 Wita.
Raihan tiga poin penuh di markas sendiri menjadi target mati bagi Juku Eja demi menjauh dari ancaman zona merah degradasi.
Persis Solo sendiri juga sangat serius mempersiapkan pertemuan dengan Juku Eja. Persis bahkan melakukan pemusatan latihan di Jogja sejak awal pekan setelah libur latihan selama 9 hari. ***
Editor : Ibnu Yunianto