Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Semen Padang Pincang saat Jamu Persebaya, Ancam Misi Perpisahan Kabau Sirah

Dhian Harnia Patrawati • Jumat, 15 Mei 2026 | 08:04 WIB
Gelandang Persebaya Milos Raickovic berupaya menembus pertahanan Semen Padang dalam laga pekan keenam BRI Super League.
Gelandang Persebaya Milos Raickovic berupaya menembus pertahanan Semen Padang dalam laga pekan keenam BRI Super League. (Foto: Media Persebaya)


RADAR BALI - Semen Padang FC bersiap menjamu tamunya, Persebaya Surabaya, dalam lanjutan pekan ke-33 Liga Super yang akan digelar di Stadion Haji Agus Salim, Padang.

Pertandingan yang dijadwalkan kick-off pada Jumat sore (15/5) pukul 15.30 WIB ini menyajikan latar belakang kontras bagi kedua kesebelasan.

Bagi tuan rumah, laga ini sudah tidak lagi menentukan nasib mereka yang telah dipastikan terlempar ke kasta kedua musim depan.

Namun, status sebagai laga kandang pamungkas musim ini membuat skuat Kabau Sirah membawa misi khusus untuk memberikan kado perpisahan manis bagi pendukung setianya di Sumatera Barat.

Pelatih Semen Padang Imran Nahumarury menegaskan bahwa profesionalisme tetap menjadi prioritas utama.

Meski sedang dalam tren negatif setelah menelan lima kekalahan beruntun, ia menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil habis-habisan demi martabat tim di depan publik sendiri.

"Persiapan tetap dilakukan secara serius. Walaupun hasil pertandingan ini tidak lagi mengubah posisi kami, para pemain harus tetap menunjukkan integritas hingga kompetisi berakhir," ungkap Imran dalam sesi jumpa pers, Kamis (14/5).

Ia pun berencana melakukan penyegaran dalam komposisi pemain dengan memberikan jam terbang kepada penggawa yang jarang masuk dalam susunan pemain utama.

Hal ini sekaligus menjadi solusi di tengah krisis kebugaran yang menimpa sejumlah pilar asing seperti Ravy Tsouka, Boubakary Diarra, Kazaki Nakagawa, serta Angelo Meneses. Selain itu, Jaime Giraldo dipastikan absen karena harus menjalani sanksi akumulasi kartu.

Misi Memutus Kutukan di Tanah Minang

Di sisi lain, Persebaya Surabaya datang dengan ambisi besar untuk memecahkan rekor buruk yang telah bertahan selama satu dekade.

Tim berjuluk Bajol Ijo tersebut belum pernah sekali pun mengecap kemenangan saat bertamu ke markas Semen Padang sejak tahun 2015.

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares memandang catatan historis tersebut sebagai tantangan besar.

Baginya, kemenangan di Padang tidak hanya berarti tambahan tiga poin, tetapi juga sebuah catatan sejarah baru bagi klub asal Jawa Timur tersebut.

"Bermain di sini selalu memberikan kesulitan tersendiri. Kami punya motivasi lebih untuk mengubah sejarah dan membawa pulang kemenangan perdana dari stadion ini," ujar pelatih berkebangsaan Portugal tersebut.

Tavares juga mewaspadai potensi kejutan dari tim yang sudah tidak memiliki beban seperti tuan rumah. Eks pelatih PSM Makassar ini memprediksi Semen Padang akan bermain lebih lepas dan kemungkinan besar menerapkan strategi pertahanan rapat yang dibarengi dengan serangan balik cepat.

Saat ini, Persebaya berada dalam posisi yang jauh lebih diunggulkan dengan menghuni peringkat kelima klasemen sementara lewat koleksi 52 poin.

Kemenangan menjadi harga mati bagi mereka guna menjaga peluang finis di posisi empat besar, sekaligus melanjutkan tren positif tak terkalahkan dalam lima laga terakhir.

Catatan Pertemuan Terakhir

19/09/2025: Persebaya 1–0 Semen Padang

11/05/2025: Persebaya 1–1 Semen Padang

15/12/2024: Semen Padang 0–0 Persebaya

28/11/2019: Persebaya 1–1 Semen Padang

28/07/2019: Semen Padang 0–0 Persebaya***

Editor : Ibnu Yunianto
#semen padang vs persebaya #BRI Super League #stadion haji agus salim #Bernardo Tavares #imran nahumarury