RADAR BALI - Kabar melegakan menghampiri Persik Kediri sebelum menjamu Persija Jakarta.
Hambatan birokrasi terkait lisensi penyelenggaraan yang sempat mengganggu sejumlah partai kandang Macan Putih musim ini akhirnya teratasi, dan Stadion Brawijaya dinyatakan siap menggelar duel tersebut.
Tri Widodo selaku Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persik Kediri mengonfirmasi bahwa seluruh urusan legalitas dan dokumen operasional untuk menjamu tim tamu telah beres.
“Perizinan sudah clear semuanya. Tinggal pelaksanaan saja. Harga tiket seperti biasa. Tidak ada kenaikan atau penurunan,” ujarnya.
Berkat perkembangan positif ini, skuad asuhan Marcos Reina dipastikan bertanding ditemani riuh dukungan suporter setia di markas sendiri pada laga yang bergulir esok hari (16/5).
Kabar ini menjadi angin segar yang sangat dinantikan oleh seisi klub dan para pendukung. Masalahnya, sepanjang kompetisi bergulir, Persik tercatat sudah empat kali terusir dari Stadion Brawijaya akibat kendala administratif tersebut.
Kondisi tersebut sebelumnya memaksa pihak manajemen pontang-panting mencari stadion alternatif agar laga tidak telat digelar. Kini, dengan dikantonginya lampu hijau dari otoritas terkait, gairah bermain di kandang sendiri kembali pulih.
Pihak manajemen pun berharap agenda krusial ini berjalan tanpa kendala teknis hingga peluit akhir ditiup. Kembalinya basis suporter ke tribun diharapkan memicu daya juang ekstra para pemain saat meladeni tim tamu.
Bagi Persija, lawatan ke Jawa Timur ini merupakan agenda pekan ke-33 Super League 2025/2026. Pertarungan di Stadion Brawijaya pada Sabtu, 16 Mei, bakal menjadi indikator krusial bagi ketangguhan Macan Kemayoran menjelang kompetisi usai.
“Semuanya berjalan sesuai dengan yang kami harapkan. Semua pemain siap untuk pertandingan besok. Kami berhasil melakukan apa yang telah kami rencanakan," kata Pelatih Persija Mauricio Souza.
"Harapannya adalah kami bisa memainkan pertandingan yang hebat besok. Kami akan bermain melawan tim yang hebat, tapi kami datang ke sini untuk berusaha meraih tiga poin,” lanjutnya.
Di kubu seberang, Persik diprediksi tampil tanpa beban sekaligus penuh motivasi. Tuan rumah sedang dalam tren menanjak berkat poin penuh di dua laga pamungkas lewat torehan tiga gol pada tiap-tiap pertandingan tersebut.
Ketajaman lini depan lawan jelas menjadi alarm bahaya bagi sektor belakang Persija. Pengawalan ketat dan fokus tanpa celah wajib diterapkan anak-anak Jakarta demi membendung skema ofensif Persik.
“Kami akan turun dengan kekuatan maksimal. Saya sangat menghormati Persik. Semua pertandingan Persik yang saya tonton sangat saya sukai," kata Mauricio.
"Ini adalah tim yang dilatih dengan sangat baik menurut pandangan saya, memiliki struktur penyerangan yang baik, mereka juga (bisa) mengubah struktur selama pertandingan, dan memiliki pemain-pemain yang bagus. Jadi besok kami akan tampil dengan kekuatan penuh untuk mencoba meraih kemenangan,” ucapnya lagi.
Poin penuh atas tim ibu kota sangat krusial demi menjaga momentum kebangkitan Macan Putih. Pada pekan-pekan sebelumnya, mereka tampil perkasa membungkam Arema FC dengan skor 3-2 serta menundukkan Semen Padang tiga gol tanpa balas.
Pelatih Persik Marcos Reina menginstruksikan anak asuhnya untuk tetap bermain spartan di sisa musim.
"Kami selalu memandang setiap pertandingan dengan keseriusan penuh, tidak terkecuali laga melawan Persija."
"Mereka juga datang dengan motivasi tinggi untuk meraih hasil maksimal," ucapnya.
Entranador asal Spanyol tersebut turut mewaspadai kedatangan Macan Kemayoran yang mendarat dengan skuad terbaiknya.
Oleh sebab itu, strategi matang dan susunan pemain paling bugar disiapkan sejak awal.
"Dari apa yang saya lihat, Persija membawa para pemain terbaiknya ke Kediri. Karena itu kami juga akan menurunkan pemain-pemain terbaik yang kami miliki," tambahnya.
Saat ini, Persik bertengger di urutan ke-12 tangga klasemen dengan koleksi 39 poin, sebuah posisi yang sudah meloloskan mereka dari ancaman turun kasta. Hasil absolut di laga besok otomatis akan melampaui capaian poin musim lalu yang mentok di angka 41.
"Target yang diberikan manajemen selalu jelas, yakni ada peningkatan dari musim ke musim, baik dari sisi perolehan poin maupun peringkat akhir. Karena itu, saya tidak ingin kami kalah dari Persija," tandasnya.***
Editor : Ibnu Yunianto