DENPASAR, radarbali.id – Aturan kompetisi untuk Liga 1 2023/2024 sudah diumumkan. Namun yang masih jadi pergunjingan adalah terkait adalah penerapan Video Assistant Referee (VAR). Pelatih Bali United, Stefano “Teco” Cugurra pun Kembali angkat bicara terkait system yang akan membantu wasit dalam pengambilan keputusan ini.
Bagi Teco, ada dua pandangan yang membuat VAR itu bisa berguna dan juga bisa merugikan beberapa negara yang telah menerapkannya. Salah satunya adalah lamanya waktu yang diambil dalam pertandingan. Untuk itu, Ia berharap perlu tahapan penilaian dan kajian untuk kemajuan sepak bola di Indonesia.
“Soal VAR saya pikir harus ada waktu buat belajar dan melakukan kajian dengan melakukan tes di lapangan. Ada beberapa negara menerapkan VAR dengan sangat bagus dan ada juga yang tidak bagus karena banyak di pertandingan berhenti. Terkadang ada 8 hingga 9 menit untuk keputusan wasit dan ini menggangu pertandingan,” ungkap Teco.
Sebagaimana diketahui, isu soal pemakaian VAR ini disampaikan dalam acara pembukaan Local Organizing Committee’s Refreshment Liga 1 2023/2024 yang berlangsung hari Jumat (16/6) lalu di Jakarta.
VAR sendiri yang rencana akan diterapkan di kompetisi Indonesia tidak menerapkan sistem sentralisasi yang berpusat di Jakarta melainkan desentralisasi yang langsung berada di lokasi stadion yang menyelenggarakan pertandingan.
Nantinya jika stadion penyelenggara tidak memiliki ruangan untuk VAR ini, maka akan disiapkan Mobile VAR dalam VAN atau Container untuk menunjang kinerja dari VAR tersebut. Hanya saja pemakaian VAR ini masih membutuhkan waktu sepanjang perjalanan kompetisi ini agar semakin matang dalam penerapan VAR di kompetisi Indonesia.
Pelatih asal Brasil itu pun berharap agar ada komunikasi yang baik antara wasit di lapangan dengan yang berada di VAR untuk bisa mengatur jalannya pertandingan dengan baik. “Mudah-mudahan wasit VAR dan wasit di lapangan juga punya komunikasi yang bagus agar cepat berikan keputusan di lapangan pertandingan,” pungkasnya.***
Editor : M.Ridwan