GIANYAR,radarbali.id- Hadiah pinalti yang didapatkan Persik Kediri di menit injury time akhir babak kedua, mengubur hasil tiga poin yang semestinya dipetik Bali United di laga kandang lanjutan Liga 1 yang berlangsung di Stadion Dipta, Gianyar Bali pada Senin malam (7/8/2023).
Padahal, selama 90 menit, Bali United sudah berhasil menang 1-0 dengan gol yang diciptakan oleh Eber Bessa. Namun petaka datang ketika pemain Bali United sudah kelelahan dan kehilangan konsentrasi, Persik Kediri mendapatkan bonus pinalti yang diberikan oleh wasit yang dipimpin Thoriq M Alkatiri.
Pahabol, pemain Persik Kediri sukses menjadi eksekutor dan mengubah skor menjadi 1-1 hingga peluit akhir berbunyi. Kekecewaan pun terlihat dari para pemain Bali United di tengah lapangan. Seolah perjuangan kerasnya tak membuahkan hasil dalam laga yang seharusnya bisa menambah tiga poin tersebut.
Baca Juga: Hampa! Garuda United U-17 Pulang Tanpa Kemenangan di Bali
Secara penguasaan bola, Persik memang lebih unggul sebanyak 58 persen dibanding Bali United yang hanya menguasai pertandingan 42 persen. Bahkan, Bali sendiri kalah penguasaan bola baik dari babak pertama maupun babak kedua.
Kesempatan gol pun lebih banyak dimiliki Persik, Yakni 7 kesempatan sedangkan Bali United hanya 4 kesempatan gol. Fakta lainnya, ini menjadi kesempatan gol yang dimiliki paling sedikit Bali United ketika main di kandang selama Liga 1 musim ini berjalan.
Selain itu, para pemain Bali United juga terlihat kelelahan. Private Mbarga tampak main tidak seperti biasanya. Ia kerap memegang lutut pertanda lelah. Begitu juga Ilija Spasojevic yang sangat mendapatkan minim peluang tetap dipaksakan oleh pelatih Bali United, Stefano "Teco" Cugurra untuk bermain penuh.
Baca Juga: Kerja Keras Jangan di Atas Kertas!, Bali United vs Persib Bandung Laga Pertaruhan
"Kami harus buat evaluasi dari video pertandingan yang ada. Evaluasi untuk lebih baik lagi," ujarnya Teco usai pertandingan.
Terkait kecolongan dari pinalti, Teco mengakui jika timnya memang fokus untuk cetak gol, namun sayang tidak berjalan sebagaimana taktik yang ia inginkan. "Kalau kami lebih konsentrasi saat di babak kedua untuk cetak gol, pasti menang," pungkasnya.***
Editor : M.Ridwan