Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dibantai Pelita Jaya, Pelatih Bali United Basketball Anthony Garbelotto Tak Bisa Berkata-kata, Pusing?

I Wayan Widyantara • Senin, 11 Maret 2024 | 04:39 WIB
DIPERMALUKAN: Pemain Bali United Basketball, Rico Aditya (kiri) saat duel udara dengan pemain Pelita Jaya.
DIPERMALUKAN: Pemain Bali United Basketball, Rico Aditya (kiri) saat duel udara dengan pemain Pelita Jaya.

JAKARTA, radarbali.id – Pelatih Bali United Basketball, Anthony Garbelotto tak bisa berkata-kata usai timnya dibantai oleh Pelita Jaya Jakarta dalam lanjutan IBL musim 2024 di pekan kedelapan.

Abraham Wenas dkk kalah mudah dengan skor akhir 92-54 dalam laga yang berlangsung di GOR UNJ pada Sabtu (9/3) lalu.

"Tidak banyak yang bisa saya ucapkan dengan hasil hari ini. Kami menghadapi salah satu tim dengan komposisi terbaik di liga. Sebelumnya, saya rasa mereka belum bisa bermain dengan baik, belum maksimal, tapi hari ini kami beri mereka kemudahan untuk bermain dan hasilnya begini," tutur Anthony Garbelotto.

Dalam pertandingan di quarter pertama, para pemain Bali United memang sudah terlihat sulit berkembang ketika digempur sang tuan rumah.

Pelita Jaya sudah unggul menutup game pertama dengan skor 18-13 atas Bali United Basketball. Quarter kedua ditutup dengan skor 44-28 dan 70-41 di quarter ketiga sebelum ditutup quarter akhir dengan skor telak 92-54.

Reza Guntara menjadi penyumbang poin terbanyak untuk Pelita Jaya dengan 17 poin, 5 assist dan 7 rebounds yang membuat Pelita Jaya raih kemenangan atas Bali United Basketball.

Sementara poin terbanyak dari skuad asuhan Anthony Garbelotto ini diraih oleh Kierrel Green dengan 13 poin disusul Xavier Cannefax dengan 12 poin untuk Bali United Basketball.

Di sisi lain, kepala pelatih baru Pelita Jaya, Johannis Winar atau akrab dipanggil Ahang ini pun mengakui jika kemenangannya tersebut tak lepas karena sistem dan strategi yang ditekankan kepada pemain sebelum pertandingan. Sebab, Ia juga tak menampik jika Bali United Basketball kini menjadi tim yang kuat.

“Saya tekankan sebelum gim bahwa Bali United adalah tim terbaik kedua di liga dalam urusan bertahan. Untuk menyerang pun, tim ini juga memiliki potensi bagus. Intinya tim ini tidak akan menyerah sampai detik akhir. Senangnya saya, saya beri respek ke pemain-pemain saya karena mau menjalankan sistem dengan baik," ungkapnya.

Dengan hasil ini, Bali United Basketball gagal mengamankan dua poin kemenangan dari lawatan tandangnya.

Ini menjadi kekalahan ketiga mereka dan Pelita Jaya memenangkan lima laga terakhirnya dan kini mengantongi tujuh kemenangan dari delapan laga. Usai laga, Bali United pun pulang ke Bali dan bersiap melawan Satya Wacana Salatiga pada 16 Maret nanti.***

Editor : M.Ridwan
#kalah #Bali United Basketball #pelita jaya #dibantai