Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Usai Piala Uber, Event BWF Menunggu, PBSI Berharap Komang Ayu Terus Konsisten

Ni Kadek Novi Febriani • Jumat, 10 Mei 2024 | 23:01 WIB
BARISAN NASIONAL: Pebulutangkis skuad nasional, Komang Ayu Cahya Dewi diminta menjaga performa menuju laga penting lainnya.
BARISAN NASIONAL: Pebulutangkis skuad nasional, Komang Ayu Cahya Dewi diminta menjaga performa menuju laga penting lainnya.
DENPASAR,radarbali.idPebulutangkis asal Bali Komang Ayu Cahya Dewi yang masuk dalam skuad utama tim nasional Indonesia yang  berhasil mengantarkan ke final Piala Uber di, China.
 
Meski kalah melawan tuan rumah saat final, tapi ini sebuah prestasi karena selama 16 tahun Indonesia tidak pernah masuk final ajang bergengsi ini.  Pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Bali telah memberikan selamat kepada orang tua Komang. 
 
Ketua Pengprov PBSI Bali, I Wayan Winurjaya  mengaku sangat bangga pebulutangkis putri terus mengharumkan nama Bali.
 
Baca Juga: Selamatkan Pesisir Pantura, EIGER Tanam 10.000 Pohon Mangrove
 
Ia berharap Komang Ayu tetap konsisten memprtahankan prestasinya. Usai Piala Uber, atlet peraih perak di PON Papua itu akan ikut beberapa event  Badminton World Federation (BWF) Juni ini, yakni Indonesia Open dan Thailand Open.   
 
"Dari 16 tahun,  membawa tim Indonesia ke final sangat luar biasa. Mencetak sejarah. Pertama mewakili Bali, sekarang Indonesia 16 tahun menunggu Piala Uber kebanggan buat Indonesia dan Bali khususnya," ucapnya. 
 
Mengenai prestasi Pemprov Bali, Kata Winurjaya karena level internasional sudah diwakilkan oleh pusat. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Menpora), KONI pusat dan PBSI pusat.
 
Baca Juga: Air Laut Surut, Warga Pesisir Pantai Perancak Jaring Rumput Laut yang Hanyut
 
"Ranahnya di kemenpora dengan KONI pusat dan PBSI pusat saya pikir sudah sampai Menpora terjun langsung. Bahkan Pak Presiden sendiri, saya pikir cukup level itu. Saya pribadi sudah sampaikan ke bapak dan ibunya sudah saya sampaikan," jelasnya. 
 
Winurjaya  menyatakan selama ini  yang sukses dari  hanya  tim putri. Sedangkan tim putra belum ada yang berhasil lolos pelatnas. Saat ini l ima  atlet yang berhasil lolos pelatnas, yakni 1. Ketut Mahadewi (Tabanan); 2. Made Dea Surya  Saraswati (Badung); 3. Made Pranita Sulistiadevi (Bangli) ; 4. Komang Cahya (Buleleng); 5. Kadek Dinda (Buleleng). 
 
PBSI memiliki PR besar  membina tim putra  supaya ada yang lolos ke nasional. Winurjaya menyebutkan terakhir 10 tahun yang lalu ada salah satu pebulutangkis putra masuk pelatnas, tapi sayangnya keluar. 
 
Baca Juga: Tri Suci Waisak, Ratusan Umat Berjajar di Jalan Gunung Agung, Serahkan Dana Pindapata Kepada Bhikkhu Sangha
 
"Itu semua putri yang sukses. Resep-resep untuk mendorong pemain Bali menuju pelatnas sudah kami lakukan berbagai kesempatan," jelasnya.  Selanjutnya,   yang memiliki potensi adalah  Kadek Dinda bisa  diharapkan melanjutkan jejak Komang Ayu Cahya Dewi.***
Editor : M.Ridwan
#Bulutangkis #Konsisten #Piala Uber 2024 #bwf #komang ayu cahya dewi #radarbali