Babak Championship Series Bali United vs Persib Bandung, Dramatis hingga Menit Akhir
I Wayan Widyantara• Rabu, 15 Mei 2024 | 11:10 WIB
SELEBRASI KHAS: Penyerang Bali United Jefferson Assis (kanan) berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Persib Bandung di training centre Bali United Pantai Purnama (14/5/2024).
GIANYAR,radarbali.id - Gol tunggal Jefferson Assis gagal membawa Bali United memenangkan leg pertama menghadapi Persib Bandung. Sebab David da Silva mampu menyamakan kedudukan di babak tambahan babak kedua, tepatnya di menit 90+9.
Skor pun berakhir dengan angka 1-1 dalam laga yang digelar di Training Center Bali United, Pantai Purnama, Gianyar, Selasa malam (14/5/2024).
Mengawali laga, kedua tim bermain cukup berhati-hati. Kedua center bek baik Bali United maupun Persib Bandung tampak begitu disiplin dalam menjaga pertahanan mereka masing-masing.
Sementara lini tengah kedua tim juga bermain monoton meski Bali United mampu menguasai jalannya pertandingan 63-37 persen di babak pertama.
Namun urusan peluang mencetak gol, Persib Bandung lebih baik dibanding dengan lini serang Bali United. Hal ini tak lepas peran dari David da Silva yang memiliki kecepatan dalam serangan balik.
Di menit 30, serangan balik cepat pemain Persib nyaris membobol gawang yang dijaga Adilson Maringa.
Sedangkan striker tunggal Bali United, Ilija Spasojevic hanya berperan sebagai tembok pantul untuk pemain sayap maupun gelandang serangnya.
Kuatnya lini pertahanan Persib membuat pemain seperti Irfan Jaya dan Privat Mbarga yang memiliki kecepatan tak bisa banyak memegang bola dan bahkan kesulitan untuk masuk ke kotak penalti.
Begitu juga tembakan dari luar kotak pinalti pun juga sulit didapatkan. Yang juga menjadi perhatian, penggunaan VAR di babak pertama masih belum dilakukan meski ada sejumlah kejadian menegangkan, terutama protes keras Pelatih Persib, Bojan Hodak di akhir babak pertama berakhirnya.
Di babak kedua, kedua tim mulai tampil lebih berani. Serangan variatif dari lini kanan maupun lini kiri pun mulai dilakukan. Di menit 48, David da Silva mencoba masuk ke area kotak pinalti. Dan ketika masuk, pemain asal Brasil dihadang keras lawannya.
Tak ada yang protes, permainan pun berjalan. Namun tiba-tiba wasit yang dipimpin Heru Cahyono mendapatkan panggilan dari Aidil Azmi, petugas VAR.
Butuh waktu sekitar dua menit komunikasi antar wasit dan kemudian wasit Cahyono pun melihat layar VAR yang ada di sebelah bench pemain.
Pelatih Bali United, Stefano "Teco" Cugurra sempat protes keras dengan mendekatkan diri ke wasit.
Namun wasit mengambil keputusan bahwa terjadi pelanggaran terhadap David da Silva. Pinalti pun terjadi. Syukurnya Adilson Maringa berhasil menepis tembakan pinalti yang dieksekusi David da Silva sendiri.
Di menit 65, Maringa kembali tampil apik. Ia berhasil kembali menyelamatkan gawang Bali United dari ancaman lawan. Soal serangan, Persib memang lebih tajam dan berbahaya.
Namun semenit sebelum gol tercipta, tidak hanya barisan pertahanan Persib yang jebol, tetapi juga barisan keamanan dari pihak kepolisian. Ribuan supporter Bali United berhasil memasuki ke areal pertandingan. Pertandingan pun sempat terhenti sekitar 5 menit.
Namun pertandingan tetap berjalan hingga babak tambahan diberikan selama 15 menit. Tambahan waktu 15 menit pun menjadi petaka bagi Bali United.
Persib mendapatkan peluang dari bola mati Ezra Walian dan berhasil diselesaikan dengan baik oleh David da Silva melalui sundulan di menit 90+9. Skor pun menjadi 1-1. Selebrasi David dilakukan ke arah penonton dan sempat memancing amarah.
Laga yang direncanakan tanpa penonton ini pun sebelumnya sudah disoroti Teco. Ia pun meminta agar tetap dewasa apapun skor di laga kemarin. "Suporter harus lebih dewasa. Jangan sampai seperti masalah di arema. Harus belajar dari itu. Di sepak bola hanya tiga hasil, ada menang, kalah dan imbang. Apapun hasilnya, supporter harus terima," ujarnya.***