JAKARTA, radarbali.id – Bali United Basketball (BUB) gagal mengubur mimpi Amartha Hangtuah Jakarta untuk lolos ke bababk playoffs IBL musim ini. Abraham Wenas dan koleganya harus tumbang di laga tandangnya tersebut dengan skor akhir 84-82 untuk kemenangan Amartha Hantgtuah.
Laga diawali dengan menggelar doa bersama bertajuk one minute silent untuk menghormati kepergian kedua orang tua Lutfi Koswara.
Dalam pertadingingan, ,engawali quarter pertama, kedua tim bermain begitu ngotot. Skor ketat pun terjadi bahkan hingga quarter kedua skornya tercatat 42-42.
Di quarter ketiga, Bali United berhasil unggul dengan skor 61-66. Puncaknya terjadi diquater terakhir. Amartha berhasil mengimbangi keadaan menit awal quarter keempat dengan skor 66-66. Bahkan,laga layaknya final bagi Amartha ini bisa unggul dengan skor 73-71 yang membuat BUB meminta time off.
Pasca tertinggal, skor saling mengejar dan BUB terjadi. Skor akhir pun berakhir dengan 84-82 untuk kemenangan Amartha Hangtuah. BUB sejatinya memiliki tiga poin akhir ditiga detik terakhir melalui tembakan 3 angka. Namun sayangnya bola tidak masuk dan membuat para pemain Amartha Hangtuah bergembira.
Field Goal Amartha hanya 37 persen, sedangkan Bali United 52 persen. Ini menunjukan jika Amartha Hangtuah bermain buruk namun berhasil memenangkan pertandingan. “Saya kelelahan. Ini pertandingan yang begitu sangat sulit,” kata pemain Amartha Hangtuah, Thomas De Thaey usai laga.
De Thaey sendiri mengaku skor ini pantas bagi timnya karena sudah berjuang hingga detik terakhir. “Saya percaya diri dengan skor ini dan kami yakin bisa memenangkan laga. Tapi in pertandingan yang sangat seru,” tutupnya.***
Editor : M.Ridwan