DENPASAR, Radarbali.id -Pasca dilakukan program sentralisasi atlet melalui Pelatda yang diinisiasi oleh KONI Bali, kini fisik para atlet diklaim membaik. Hal tersebut juga dapat dilihat dari hasil tes fisik yang dilakukan serta perkembangan atlet saat latihan.
Ni Made Suparmi, Ketua Pengprov Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Bali yang menyebut kini fisik para atletnya kian membaik. ”Tes fisik sangat banyak sekali peningkatan. Dengan konsentrasinya atlet yang dikarantina, sehingga terjadi peningkatan yang sangat signifikan sekali,” ujarnya.
Untuk itu, pihaknya sangat bersyukur dengan program sentralisasi melalui Pelatda yang dilakukan KONI Bali tersebut. ”Kami bersyukur sekali dengan support KONI Bali yang luar biasa. Kami sudah Pelatda dan membuat atlet lebih fokus dengan latihan maksimal sehari dua kali,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua FOKSI Bali. Sukawan Adika menyebut atlet Kabaddi baik putra dan putri yang menjadi andalan nanti untuk meraih emas juga memiliki fisik yang prima dan mengalami peningkatan berdasarkan hasil tes fisik yang dilakukan KONI Bali.
”Rata-rata tim putra dan putri hasilnya tes fisiknya bagus. Terutama di daya tahan dan kekuatan otot bagus. Sehingga perlu tetap dipertahankan,” ujarnya.
Sebagaimana disebutkan, baik Dancesport maupun Kabaddi di PON yang digelar di Aceh dan Sumatera Utara awal September nanti sama-sama menargetkan dua emas. Jika terwujud, maka akan meringankan untuk bisa meraih 45 emas dari target yang dipatok oleh KONI Bali. ***
Editor : Made Dwija Putera