DENPASAR, Radarbali.id- Tim basket Bali harus legawa tidak bisa melaju babak selanjutnya. Walau tim putra Jumat kemarin (6/9) menang lawan Jawa Tengah (Jateng) dengan skor 73-77, tapi Bali tidak bisa melanjutkan pertandingan karena selisih poin di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Aceh-Sumut.
Dikonfirmasi dengan pelatih basket Pekan Olahraga Nasional (PON) Rusta Wijaya mengatakan, kekalahan karena tidak bisa menambah poin melawan Sulawesi Selatan, Bali kalah dengan skor tipis 73-71.
Kekalahan di PON karena ada berapa pemain yang tidak bisa diturunkan, karena untuk tim putra dua pemain inti tidak bisa ikut karena mewakili Timnas Indonesia usia 18 di Jordania. ”Untuk tim putra dua pemain inti kami di tidak bisa ikut karena mewakili tim Indonesia usia-18 di Jordania,” ungkap Rusta.
Selain itu, kondisi pemain yang tidak fit disebabkan pertandingan yang beruntun. ”Game penting kemarin faktor jadwal yang main back to back menguras tenaga dan fisik anak-anak kalah melawan Sulsel,” imbuhnya.
Diterangkan Bali kalah poin dengan DKI Jakarta. Rusta memprediksi provinsi yang lolos di grup mereka antara Jawa Timur DKI Jakarta. ”Kuncinya kami kalah lawan Sulawesi Selatan (Sulsel),” tegasnya.
Di lain sisi, tim putri juga menelan kekalahan lagi melawan Jawa Barat (Jabar) dengan skor 55-84 Jumat (6/9) kemarin. Meski kalah, tim Bali belum langsung balik pulang. Kata Rusta, mereka berencana ke Bali tanggal 12 September. ***
Editor : Made Dwija Putera