DENPASAR, Radarbali.id- Hasil Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut XXI 2024 petinju Bali telah memberikan yang terbaik. Meski tidak berhasil menyabet emas, namun, petinju perempuan yang baru pertama kali turun berhasil menyumbang dua medali perunggu.
Hasil akhir perjuangan tim tinju Bali di ajang Sumut-Aceh, yaitu: 1. Jekri riwu Medali Perak; 2. Babu Eha Medali Perunggu; 3. Karlus Bria medali perunggu; 4. Juliandra medali perunggu, dan ; 5. Melania medali perunggu.
Melesetnya prediksi, sehingga tidak bisa membawa pulang emas seperti PON Papua lalu, karena lawan sungguh berat. Hal itu diungkapkan pelatih tinju Bali, Bogie, saat diwawancarai, kemarin (7/10).
Petinju putri kalah dengan Papua Barat dan DKI Jakarta, sehingga tidak bisa melaju ke final. ”Untuk petinju wanita pertama kali Bali mengirim di PON. Dan mampu meraih 2 medali perunggu,”ucap Bogie.
Sementara itu, petinju putra berhasil sampai final meski harus mengakui keunggulan lawan. Yakni Jekri andalan Pertina Bali harus puas dengan meraih perak.
Bogie mengatakan, lawan Jekri di final merupakan atlet terbaik yang sudah lama menghuni pelatnas. ”Untuk Jekri sudah sampai di final, tapi memang harus mengakui bahwa kami bertemu lawan yang tangguh di final,” ujarnya.
Bogie mengakui kurang puas dengan hasil ini, tapi itu tidak membuat berkecil hati. Atlet tinju Bali tidak akan berhenti. Mereka akan berlatih lebih keras memberikan terbaik di pertandingan berikutnya.
Usai PON ini, Pertina Bali akan fokus melatih petinju junior untuk persiapan pra-Popnas bulan depan.” Petinju junior akan pra-Popnas bulan depan. Kami sedang persiapan junior,” tandasnya. ***
Editor : Made Dwija Putera