DENPASAR,radarbali.jawapos.com – Jelang pertandingan Indonesia vs Australia pada 20 Maret pendukung Timnas Garuda dibikin kesal oleh salah satu punggawa PSSI.
Bagaimana tidak, di saat Indonesia kedatangan pemain Diaspora kelas dunia untuk melawan Australia, PSSI justru menyuruh pendukung untuk realistis.
Hal tersebut dikarenakan oleh para pemain tidak memiliki waktu yang cukup banyak untuk berlatih dan bersiap menghadapi Australia.
Adapun jadwal kumpul di Jakarta para pemain Timnas Garuda menurut informasinya yakni tanggal 16 Maret.
Keberangkatan menuju Australian tanggal 17 sementara menunggu kumpul full personil hingga tersisa dua hari untuk persiapan.
Tanggal 19 adalah waktu berlatih dalam sehari sehingga sebagai maneger Timnas Indonesia Sumadji menghimbau agar tidak menaruh ekpektasi tinggi.
Hal tersebut menjadi ramai diperbincangkan netizen dan menuding Sumadji terlalu cepat pesimis.
Netizen bahkan menuntut kemenangan telak mengingat target PSSI mengganti Shin Tae Yong adalah untuk memenangkan laga.
“Gak mau tau kalian ganti pelatih untuk menang, bukan untuk kalah,” tulis salah satu netizen.
“Katanya harus menang, knapa sekarang jdi pesimis,” tulis yang lainnya.
Netizen sendiri optimis sekali jika Indonesia mampu mengalahkan Australia.
Pasalnya banyak pemain handal Australia yang absen mengikuti pertandingan disebabkan karena cedera saat membeka club masing-masing.
Kendati demikian latihan sangatlah dibutuhkan mengingat para pemain jarang bertemu sehingga dikhawatirkan chemistry di antara mereka tak terjalin di lapangan.
Saat ini sejumlah pemain Diaspora telah lebih awal menuju Sidney menunggu pemain lainnya di sana.
Sementara pemain liga 1 yang masuk dalam Garuda calling telah berkumpul di Jakarta.***
Editor : Desi Rabiati