Radar Bali.id- Jumat malam ini (22/8/2025), pukul 20.00 Wita, dijadwalkan laga panas akan tersaji di Banten International Stadium (BIS) saat tim bertabur Bintang papan atas, Dewa United menjamu Persik Kediri dalam lanjutan BRI Liga 1 2025/2026.
Pertandingan ini bukan hanya sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga menjadi misi wajib bangkit bagi kedua tim yang sama-sama terpuruk di awal musim.
Dewa United, yang berstatus tuan rumah, sedang berada di bawah tekanan besar. Tim berjuluk Tangsel Warriors ini terjerembap di zona degradasi setelah menelan dua kekalahan beruntun.
Ironisnya, skuad asuhan Jan Olde Riekerink ini dihuni oleh sejumlah pemain bintang seperti Nick Kuipers, Privat Mbarga, dan Rafael Struick, yang belum mampu mengangkat performa tim.
Di sisi lain, Persik Kediri juga datang dengan kondisi tidak jauh berbeda. Macan Putih belum pernah meraih kemenangan, hanya mengumpulkan satu poin dari dua laga. Fakta ini menempatkan mereka di peringkat ke-14 klasemen sementara. Kemenangan terakhir Persik di kompetisi resmi bahkan sudah cukup lama, yaitu pada 11 Mei 2025.
Prediksi Susunan Pemain
Dewa United (Formasi 4-3-3)
Sebagai tuan rumah, Dewa United diyakini akan bermain menyerang sejak menit awal. Pelatih Jan Olde Riekerink kemungkinan besar akan mengandalkan pemain-pemain andalannya, termasuk beberapa bintang yang baru direkrut.
- Kiper: Sonny Stevens
- Belakang: Ady Setiawan, Wahyu Prasetyo, Nick Kuipers, Edo Febriansah
- Tengah: Ricky Kambuaya, Alexis Messidoro, Hugo Gomes
- Depan: Egy Maulana Vikri, Alex Martins, Taisei Marukawa
Perubahan mungkin terjadi di lini depan dengan masuknya Rafael Struick yang dapat ditempatkan di posisi sayap untuk menambah daya gedor tim.
Persik Kediri (Formasi 4-3-3)
Persik Kediri di bawah asuhan pelatih Ong Kim Swee diprediksi akan tetap mengandalkan formasi yang fleksibel, dengan kekuatan di lini tengah dan kecepatan di sayap.
- Kiper: Leo Navacchio
- Belakang: Yusuf Meilana, Kiko Carneiro, Lucao, Gavin Kwan Adsit
- Tengah: Imanol Garcia, Pedro Matos, Telmo Castanheira
- Depan: Irkham Mila, Jose Enrique, Mohammad Khanafi
Persik Kediri (Formasi 4-3-3)
Dengan materi pemain yang ada, Ezra Walian juga memiliki peluang besar untuk masuk ke dalam skuad utama dan menjadi ancaman serius bagi pertahanan Dewa United.
Pemain Kunci yang Wajib Diwaspadai
- Dewa United: Egy Maulana Vikri. Setelah kembali dari cedera, pergerakan lincah dan umpan-umpannya bisa menjadi ancaman serius bagi pertahanan Persik.
- Persik Kediri: Flavio Silva. Sebagai ujung tombak, ketajaman Flavio akan sangat menentukan hasil akhir. Pemain belakang Dewa United, seperti Risto Mitrevski, harus bekerja keras untuk menghentikannya.
Analisis Head to Head
Pertemuan kali ini akan menjadi duel ketujuh antara kedua tim. Berdasarkan rekor pertemuan sebelumnya, Persik Kediri sedikit lebih unggul.
Data Head to Head dalam 6 Pertemuan Terakhir):
- Persik Kediri: 3 kemenangan
- Dewa United: 2 kemenangan
- Hasil Imbang: 1
Hasil 6 Pertemuan Terakhir:
- 1 Maret 2025: Persik Kediri 1-2 Dewa United
- 17 Oktober 2024: Dewa United 2-3 Persik Kediri
- 2 Desember 2023: Persik Kediri 0-0 Dewa United
- 21 Juli 2023: Dewa United 3-0 Persik Kediri
- 30 Maret 2023: Dewa United 1-3 Persik Kediri
- 17 Desember 2022: Persik Kediri 1-0 Dewa United
Fakta ini menunjukkan bahwa pertandingan antara kedua tim selalu berjalan sengit dan sulit diprediksi.
Fakta Menarik di Balik Pertandingan
Ada satu fakta menarik yang mengiringi laga ini. Sejatinya, pertandingan ini adalah jatah laga kandang bagi Persik Kediri. Namun, karena Stadion Brawijaya sedang direnovasi, mereka harus mencari stadion alternatif dan akhirnya sepakat menggelar pertandingan di markas Dewa United.
Dengan posisi yang sama-sama membutuhkan kemenangan untuk keluar dari tren negatif, pertandingan ini diprediksi akan berlangsung dengan tempo tinggi dan penuh drama.
Dewa United akan berusaha keras memanfaatkan status tuan rumah untuk meraih poin perdana, sementara Persik Kediri bertekad melanjutkan keunggulan rekor pertemuan mereka. Kemenangan akan menjadi harga mati bagi keduanya untuk bisa bangkit dari keterpurukan.[*].
Editor : Hari Puspita